KITAINDONESIASATU.COM – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menghadiri KTT G20 di Afrika Selatan sebagai perwakilan Presiden Prabowo Subianto. Dalam forum tersebut, Gibran berkesempatan menyampaikan pidato yang menyinggung isu kemanusiaan, termasuk kondisi tragis di Gaza.
Gibran tidak datang sendiri. Ia didampingi Wamenko Polkam, Letjen TNI (Purn.) Lodewijk Freidrich Paulus, yang ditunjuk sebagai utusan khusus Presiden. Lodewijk juga diminta untuk bertemu langsung Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, guna menyerahkan surat permohonan ketidakhadiran Presiden Prabowo.
Keberangkatan Gibran ke Johannesburg dilakukan pada pagi hari melalui Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Saat menyampaikan pidato pada sesi kedua KTT G20 Johannesburg, Sabtu 22 November 2025, Gibran menyoroti berbagai konflik kemanusiaan yang terjadi di dunia, termasuk di Gaza Palestina.
Ia mengungkapkan bagaimana berbagai tragedi dan krisis terjadi di banyak wilayah.
“Kita melihat hal ini di Gaza, Ukraina, Sudan, dan Sahel, serta banyak wilayah lainnya, di mana konflik telah meruntuhkan rumah-rumah, merampas harapan dan mata pencaharian masyarakat. Tragedi ini mengingatkan kita untuk menempatkan umat manusia di jantung pemerintahan global.” kata Gibran.
Dalam penutupnya, Wapres mengajak dunia untuk tidak membiarkan penderitaan manusia menjadi hal yang dianggap biasa.
“Dunia tidak boleh membiarkan dan menormalisasi penderitaan manusia yang sebenarnya dapat dicegah menjadi normal baru,” pungkas Gibran. (*)

