News

Gempa M 6,3 Guncang Afghanistan! 20 Tewas, Ratusan Luka, Listrik Mati Total

×

Gempa M 6,3 Guncang Afghanistan! 20 Tewas, Ratusan Luka, Listrik Mati Total

Sebarkan artikel ini
gempa afghanistan
Gempa mengguncang Afghanistan tewaskan ratusan warga. (Dok. X/Press TV)

KITAINDONESIASATU.COM – Duka kembali menyelimuti Afghanistan. Gempa kuat bermagnitudo 6,3 mengguncang wilayah utara negara itu pada Senin dini (3/11), hari waktu setempat (03.30 WIB), menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai ratusan lainnya, menurut laporan pejabat setempat.

Juru bicara Kementerian Kesehatan, Dr. Sharafat Zaman, mengonfirmasi, sebagian besar korban berasal dari Provinsi Samangan dan Balkh, dua daerah yang mengalami guncangan paling parah.

Pusat gempa terdeteksi di kedalaman 28 kilometer, dekat kota Mazar-e-Sharif, salah satu kota terbesar di Afghanistan, menurut laporan US Geological Survey (USGS).

Organisasi Palang Merah Afghanistan (ARCS) menggambarkan situasi itu sebagai bencana besar yang menimbulkan kerugian serius baik jiwa maupun materi.

Sedikitnya 800 rumah rusak berat dan ringan di Desa Chogani, Distrik Shahr-e-Bozorg, Provinsi Badakhshan. Sementara di Mazar-e-Sharif dan Baghlan, banyak bangunan warga juga runtuh.

Pemerintah langsung menginstruksikan semua rumah sakit siaga penuh untuk menerima korban luka, sementara tim penyelamat masih berjuang menggali reruntuhan untuk mencari penyintas.

Guncangan hebat juga merusak jalur pasokan listrik dari Uzbekistan dan Tajikistan, membuat Kabul, Baghlan, Parwan, Panjshir, Kapisa, Logar, Paktia, Ghazni, hingga Maidan Wardak gelap gulita.

Perusahaan listrik nasional, Da Afghanistan Breshna Sherkat (DABS), menyebut dua jalur utama, Naibabad–Samangan dan Khulm–Pul-e-Khumri, terputus total. Tim teknis kini bekerja keras untuk memulihkan jaringan.

Selain itu, Kementerian Pertahanan Afghanistan juga dikerahkan untuk membersihkan jalan-jalan yang tertutup longsor akibat guncangan.

Sejak Taliban kembali berkuasa pada 2021, Afghanistan sudah 8 kali diguncang gempa besar. Pada Agustus lalu, gempa M6,0 di Provinsi Kunar menewaskan lebih dari 2.200 orang dan meratakan ratusan bangunan.

Kini, gempa M6,3 ini kembali menjadi pengingat getir betapa Afghanistan masih terus bergulat dengan bencana dan duka yang datang silih berganti. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *