KITAINDONESIASATU.COM — Suasana santai di sebuah kafe mendadak berubah menjadi kepanikan akibat gempa Bogor pada Kamis 10 April 2025 malam.
Sekitar pukul 22.16 WIB, gempa Bogor berkekuatan 4,1 magnitudo mengguncang wilayah tersebut dan membuat para pengunjung berhamburan keluar.
Momen detik-detik kepanikan gempa Bogor itu terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @funnelmedia.
Terlihat sekelompok remaja yang awalnya sedang nongkrong santai, tiba-tiba berdiri dan bersiap lari menyelamatkan diri saat gempa terasa.
Meski sebagian besar panik, ada pula yang tetap duduk dengan ekspresi tenang—bahkan terlihat tersenyum.
“Gempa 4,1 magnitudo yang mengguncang Bogor pada Kamis (10 April) pukul 22.16 WIB disebabkan oleh aktivitas sesar aktif,” tulis akun @funnelmedia dalam keterangan unggahannya.
“Episenter gempa berada 2 km tenggara Kota Bogor dengan kedalaman 5 km,” lanjutnya.
Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa terasa cukup kuat di wilayah Bogor dan Depok dengan intensitas III MMI.
Hingga pukul 22.28 WIB, belum ada laporan gempa susulan maupun kerusakan signifikan, meski sejumlah bangunan dilaporkan mengalami keretakan.
Komentar Netizen tentang Pengunjung Kafe yang Kaget saat Gempa Bogor

Namun, yang menarik perhatian warganet bukan hanya kekuatan gempanya, melainkan reaksi dari para pengunjung kafe.
Salah satu komentar yang viral datang dari akun @rinri_ra yang menulis, “Bisa-bisanya ada yg ketawa.”
Sementara akun lain seperti @dikinoviand mengaku tidak merasakan getaran sama sekali, “gw dicitayam ga berasa masa.”
Sedangkan @masswayy merasa lega, “Alhamdulillah gak sampe Jakarta.”
Lebih lanjut, BMKG mencatat bahwa gempa 4,1 magnitudo tersebut bukan satu-satunya yang mengguncang Bogor hari itu.
Tercatat ada lima gempa yang terjadi pada Kamis saja, dan dua gempa tambahan pada Jumat dini hari.
Di antaranya, gempa berkekuatan 2,9 magnitudo pada pukul 16.32 WIB, hingga gempa susulan pada pukul 01.38 WIB Jumat dini hari dengan kekuatan 1,7 magnitudo.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Masyarakat diimbau tetap tenang dan hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG,” tulis @funnelmedia dalam unggahannya.(*)

