KITAINDONESIASATU.COM – Gempa bumi Magnitudo 2,2 menghentak wilayah Kota Cimahi pada Jumat (21/11) pukul 09.25 WIB, bikin warga tersentak meski getarannya terbilang kecil. Isu soal Sesar Lembang langsung mencuat, namun hingga kini belum ada laporan resmi yang mengaitkannya.
Menurut laporan BMKG, pusat gempa berada di 6.8 LS – 107.64 BT, sekitar 12 km timur laut Cimahi, dengan kedalaman hanya 6 km—kategori gempa dangkal yang biasanya berasal dari aktivitas sesar aktif.
Meski getarannya minim, pihak berwenang tetap mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, karena gempa bisa datang tanpa aba-aba.
Kepala BPBD Bandung Barat, Asep Sehabudin, menegaskan bahwa sumber gempa belum bisa dipastikan, apakah terkait Sesar Lembang atau bukan.
“Belum ada laporan soal keterkaitannya. Yang jelas, masyarakat diminta tetap waspada,” ujarnya.
Hasil pengecekan lapangan juga memastikan tidak ada kerusakan sama sekali. Warga hanya merasakan getaran kecil seperti truk melintas.
BMKG melalui Direktur Gempa dan Tsunami, Daryono, menambahkan bahwa berdasarkan lokasi dan kedalamannya, gempa Cimahi ini merupakan gempa dangkal akibat sesar aktif, dan bukan dari Sesar Lembang. (*)


