News

Gema Musik di Tengah Malam, Cara Anak-Anak Bangunkan Sahur

×

Gema Musik di Tengah Malam, Cara Anak-Anak Bangunkan Sahur

Sebarkan artikel ini
FotoJet 7 1
Rombongan anak-anak dengan alat tabuh seadanya, membangunkan warga untuk sahur

KITAINDONESIASATU.COM – Ada sebuah tradisi di beberapa daerah untuk membangunkan warga agar bisa makan sahur.

Salah satu tradisi yang menarik adalah membangunkan sahur dengan cara yang lebih kreatif dan atraktif, seperti yang dilakukan anak-anak di Sindangsari, Kelurahan Manggahang Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

“Sahur, sahur, sahur” begitu teriakan mereka di keheningan malam.

Menjelang waktu sahur, sekitar pukul 02.00 WIB, sejumlah anak-anak mulai bersiap membawa active speaker.

Dengan pakaian sederhana, bahkan beberapa di antaranya masih mengenakan kain sarung, mereka berbaris rapi memainkan music melalui active speaker sambil memukul alat seadanya.

Mereka mulai memainkan alat musik apa adanya sambil berjalan menyusuri jalanan sepi, yang biasanya ramai pada siang hari.

Suara alat musik seadanya, –seperti botol air minum dan kentongan– yang ditabuh menggema di tengah malam.

Sebagian warga ada yang keluar rumah untuk menyaksikan iring-iringan tersebut.

Menurut Dani [13 tahun], –peserta yang ikut iring-iringan– aksi ini bertujuan untuk membangunkan warga agar dapat bersiap-siap makan sahur, khususnya para ibu yang memasak lebih dulu.

Selain itu, konvoi musik jalanan ini juga bertujuan menghibur masyarakat, terutama anak-anak, agar mereka lebih bersemangat menyambut waktu sahur.

“Ibu-ibu, sahur, sahur” begitu teriak mereka di sela permainan beragam alat yang ditabuh.

Itulah cara anak-anak di Sindangsari Bandung membangunkan orang-orang untuk makan sahur dengan cara yang kreatif dan menghibur.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *