News

Gelombang Kelvin dan Rossby Perburuk Cuaca Ekstrem di Kalimantan Selatan

×

Gelombang Kelvin dan Rossby Perburuk Cuaca Ekstrem di Kalimantan Selatan

Sebarkan artikel ini
gelombang kelvin
Cuaca ekstrem di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menimbulkan berbagai dampak. Dua penerbangan, misalnya terpaksa dialihkan ke Kota Palangkaraya, Kalteng. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM -Cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini sering terjadi di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, telah menimbulkan berbagai dampak.

Pada Rabu (20/11/2024) sore, dua penerbangan terpaksa dialihkan ke Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, akibat cuaca buruk yang melanda.

Iwan Risdianto, Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura Bandara Syamsudin Noor, mengonfirmasi bahwa dua penerbangan tersebut memang dialihkan. “Memang benar, ada dua pesawat yang dialihkan karena hujan deras yang terjadi sore itu,” ujarnya.

Pesawat yang terpaksa dialihkan adalah pesawat Wings Air yang terbang dari Muara Teweh menuju Banjarmasin, serta pesawat Lion Air yang terbang dari Yogyakarta dengan tujuan yang sama, Banjarmasin.

“Kedua pesawat tersebut dialihkan ke Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya,” tambah Iwan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat terjadi di beberapa wilayah di Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.

Peningkatan intensitas hujan tersebut, menurut Arif Rahman, Analis Klimatologi Stasiun Klimatologi Kelas I BMKG Kalsel, disebabkan oleh sejumlah fenomena atmosfer.

Fenomena seperti gelombang Kelvin dan Rossby memperkuat pembentukan awan hujan, ditambah dengan pengaruh lokal dan regional seperti perubahan arah serta perlambatan angin.

Arif menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah memantau beberapa faktor atmosfer yang berperan dalam cuaca ekstrem, termasuk fenomena Dipole Mode negatif serta gelombang Rossby dan Kelvin, yang dapat memicu peningkatan awan hujan di sejumlah wilayah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *