KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Jakarta Update yang merupakan sebuah forum komunikasi untuk menyampaikan isu-isu strategis terkini. Hal ini dilakukan dalam rangka memperkuat keterbukaan informasi publik dan menjalin hubungan yang harmonis dengan media.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin (23/12) malam dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi, didampingi sejumlah pimpinan Perangkat Daerah dan Badan Usaha Milik Daerah.
Ada tiga isu utama yang dibahas dalam forum tersebut, yaitu persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru), penyesuaian tarif air minum, dan mitigasi cuaca ekstrem. Pemaparan persiapan Nataru dilakukan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Andhika Permata, Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo Kepala Dinas Sosial Presmi Lesari, dan Kepala Satpol PP Satriadi Gunawan.
Kemudian, untuk penyesuaian tarif air minum disampaikan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya (PAM JAYA) Arief Nasrudin.
Sedangkan untuk mitigasi cuaca ekstrem dijelaskan Sekretaris Pelaksana Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) DKI Marulitua Sijabat.
Teguh mengapresiasi kehadiran para jurnalis dalam forum ini dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan media untuk memastikan informasi yang akurat dan transparan dapat tersampaikan kepada masyarakat.
“Saya sangat senang dapat bertemu dengan rekan-rekan media hari ini. Saya berharap kegiatan ini dapat rutin dilakukan sehingga hubungan antara Pemprov DKI dan media terjalin erat dan saling mendukung. Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan kebijakan pemerintah kepada masyarakat,” Teguh.
Dalam menyambut Nataru Pemprov DKI, kata Teguh, telah mempersiapkan berbagai langkah, baik dari sisi pengamanan, pelayanan publik, hingga kegiatan perayaan.
“Pemprov DKI bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dan Polres untuk memastikan keamanan selama periode Nataru. Pemeriksaan kesehatan awak bus, kesiapan armada transportasi, hingga pengamanan rumah warga yang mudik menjadi prioritas,” ujar dia.
Teguh juga menyatakan komitmennya dalam menjamin situasi kondusif bagi umat Kristiani yang akan merayakan Natal.
“Kami juga memastikan pelaksanaan ibadah Natal berjalan aman dan khidmat melalui dukungan penuh dari aparat keamanan,” tambah dia.
Masih dalam rangkaian perayaan Natal, sejumlah kegiatan menarik, seperti Christmas Carrol di sejumlah lokasi, Pasar Kreatif Natal di Lapangan Banteng (22–23 Desember 2024). Teguh juga merencanakan kunjungan ke Panti Asuhan dan Panti Wreda di serta meninjau persiapan Misa Natal di empat gereja yaitu Gereja Katedral, Gereja Santo Pascalis, HKBP Sutoyo dan GPIB Immanuel.
Rangkaian perayaan Tahun Baru akan diawali dengan kegiatan Muhasabah, Dzikir dan Doa Tahun Baru di sisi barat Monas dengan peserta 10 ribu orang pada Senin (30/12) malam. Dalam kegiatan ini, tausiah dibawakan KH Abdullah Gymnastiar dan doa dipimpin Imam Besar Masjid Istilal Prof Dr KH Nasaruddin Umar.
Pada tanggal 31 Desember itu akan diawali dengan JeJAKi yang merupakan napak tilas sejarah awal terbentuknya Kota Jakarta. Kemudian Bentang Harapan JAKasa yang membentangkan kain putih sepanjang 500 meter untuk menuliskan harapan warga terhadap kota Jakarta menjelang usia 500 abad. Ada pelaksanaan Bazaar UMKM dan Late Night Shopping.
Puncaknya adalah Semarak Jakarta Mendunia di kawasan Bundaran Hotel Indonesia yang akan dimeriahkan pertunjukkan selebritis papan atas, video mapping, dan drone show.
“Pada malam Tahun Baru, kami juga akan meluncurkan program Grand Launching Lima Abad Jakarta yang menjadi bagian dari peringatan ulang tahun ke-500 Jakarta,” jelasnya.
Dalam kesempatan ini, Teguh juga menjelaskan antisipasi cuaca ekstrem di penghujung tahun. Mengantisipasi potensi banjir akibat cuaca ekstrem, Pemprov DKI telah menyiapkan berbagai langkah, termasuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan penyiapan infrastruktur mitigasi.
“Dua operasi modifikasi cuaca sebelumnya berhasil mengurangi intensitas hujan di Jakarta hingga 20 persen. Operasi ketiga akan dilakukan pada 24–31 Desember 2024 untuk meminimalkan risiko banjir,” kata Teguh.
Terkait penyesuaian tarif air minum PAM Jaya, Pj. Gubernur menekankan bahwa kebijakan ini bertujuan mendukung pengembangan layanan air perpipaan hingga cakupan 100 persen pada 2030. Penyesuaian ini dilakukan berdasarkan kajian mendalam selama dua tahun.
“Kami memastikan bahwa tarif air minum PAM Jaya masih menjadi yang termurah di wilayah Jabodetabek, bahkan setelah penyesuaian,” ungkap Teguh.
Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menambahkan, penyesuaian tarif dilakukan tidak semata-mata naik tetapi justru ada yang turun. “Untuk kelas masyarakat yang memang perlu mendapatkan bantuan, akan tetap menggunakan tarif yang terjangkau,” lanjutnya.
Sementara itu, terkait Jakarta Update, Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Budi Awaluddin menyatakan bahwa ini akan menjadi tradisi baru dalam hubungan antara Pemprov DKI Jakarta dengan media.
“Kami berharap ini bisa terus berlangsung secara reguler. Melalui Jakarta Update kita dapat menyampaikan informasi kepada khalayak, dan rekan-rekan media juga bisa bertanya secara langsung mengenai isu yang sedang berkembang,” pungkas Budi. (Aldi)

