Karena wajah anggota dewan dalam video tersebut blur, warganet meminya agar video tidak di-blur agar publik tahu siapa oknum tersebut.
Akun @dian_saputra menulis, “Koq di blurrr kalau posting jangan setengah setengah dong Nyalinya”.
Akun @andri_hermawan menulis, “Penasaran mau liat jlsx yg berdasi ka usah di blur tanggung terang2sj,”
Ada yang menyebut, “Ngapain di sensor coba, di liatiiiiiin Laaah biar kita semua tau muka zahanam settan itu.” (@eka_pratiwi).
Netizen pun melontarkan sindiran pedas.
Akun @fajar_nugraha menulis, “Semua pajak kita buat ani ani”.
Akun @reza_fahlevi menulis, “Terima kasih sudah mewakili punya ani2”.
