“Kita belum tahu pasti, tapi kami sedang selidiki secara menyeluruh,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab atas produksi MBG akan dievaluasi ketat. Jika ditemukan pelanggaran SOP—seperti sanitasi buruk, tenaga masak tanpa pelatihan, atau distribusi tanpa pendingin—maka penutupan sementara bahkan permanen bisa dilakukan.
“Jika harus ditutup sementara, kita lakukan. Jika harus ditutup permanen, kita juga akan melakukannya sesuai ketentuan,” tegas Herdiatt.
Dampak Psikologis dan Langkah Darurat
Insiden ini tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga psikologis bagi siswa dan orang tua. Banyak wali murid enggan anaknya menerima MBG hingga ada jaminan keamanan resmi. Untuk sementara, distribusi MBG di SMPN 4 Pamarican dihentikan sementara hingga hasil investigasi keluar.
Tim gabungan dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan BPOM telah turun langsung ke lokasi untuk audit mendadak terhadap dapur SPPG terkait.

