News

Garut Raih Dua Penghargaan dalam Penanganan Stunting dari Jawa Barat

×

Garut Raih Dua Penghargaan dalam Penanganan Stunting dari Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
garut stunting
Kepala Dinkes Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani, menerima penghargaan dari Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, pada acara ASA 2024 di Hotel Holiday Inn, Kota Bandung, (Diskominfo Garut)

KITAINDONESIASATU.COM -Kabupaten Garut kembali meraih prestasi di tingkat Provinsi Jawa Barat dengan memperoleh dua penghargaan dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Penghargaan tersebut yakni Terbaik III Kabupaten/Kota dengan Kinerja Terbaik dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2024 dan Terbaik III Kabupaten/Kota Inovatif dalam Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024.

Penghargaan ini diserahkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, kepada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani, pada acara Evaluasi Stunting dan Aksi Stunting Awards (ASA) 2024 yang berlangsung di Hotel Holiday Inn, Bandung, pada Selasa (26/11/2024).

Baca Juga  Lokasi SIM Keliling Lebak Hari Senin

Dr. Leli Yuliani menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut dalam menurunkan angka prevalensi stunting. Ia juga berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam mencapai target zero new stunting di Garut.

“Target kami adalah agar Kabupaten Garut bisa meraih penghargaan Terbaik I di masa depan. Untuk itu, kami akan terus memperkuat berbagai program dan inovasi dalam penanganan stunting,” ujar dr. Leli sebagaimana keterangan pers yang diterima kitaindonesiasatu.com.

Pemkab Garut telah meluncurkan sejumlah program inovatif untuk mempercepat penurunan stunting, di antaranya:

Baca Juga  Di Jawa Barat Ada Desa Ramah Pelayanan Publik, Lihat Daftarnya!

1.TOSS (Temukan Obati Sayangi balita Stunting) yang berfokus pada penanganan balita yang terdeteksi stunting.

2.Melani (Memastikan Semua Ibu Hamil Terlayani Sesuai Standar) untuk mencegah kelahiran bayi dengan stunting melalui pelayanan ibu hamil yang optimal.

3.Duta RISSA (Remaja Putri Sehat Bebas Anemia) untuk mencegah anemia pada remaja putri guna persiapan generasi yang sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *