KITAINDONESIASATU.COM – Kasus kecelakaan menyalip dari kiri kemudian ada mobil parkir di depan kerap terjadi.
Hal ini terjadi disebabkan karena pengemudi kurang fokus melihat keadaan di depan saat memacu kendaraannya.
Seperti yang terjadi di Jalan Raya Baypass Lengkong, Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Minggu (1/11/2024) seorang pengendara sepeda motor meninggal gagal menyalip dari kiri.
Diketahui korban adalah Masud Yunus (44) warga Desa Wates Umpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Menurut informasi kecelakaan terjadi berawal dari korban yang mengendarai Honda Vario S 2616 NBN hendak menyalip kendaraannya di depannya.
Korban Masud rupanya memutuskan untuk menyalip dari kiri sebuah truk tronton yang ada di depannya yang dikemudikan Catur Gunawan (37) warga Desa Parakan, Kecamatan Kota Trenggalek.
Dalam perjalanan ketiga korban henda menyalip ternyata ada truk box B 9330 FXX yang parkir di depannya.
Rupanya Masud tak ambil pusing dengan situasi itu, dengan tetap memacu kendaraannya mencoba mencari sela, namun sayang kendaraan korban menyenggol ujung box belakang hingga oleng kekanan dan terjatuh.
Nahas korban Masud terjatuh dan masuk ke kolong truk hingga akhirnya terlindas roda belakang truk, hingga akhirnya harus menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian.
Petugas lantas Polres Mojokerto langsung melakukan evakuasi korban ke RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo dan kendaraan serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Ridho Harahap mengatakan jika truk yang menyenggol korban berhenti di bahu jalan karena mogok.
Menurut AKP Ridho pengendara sepeda motor kurang berhati-hati pada hal pengemudi truk yang mogok sudah memasang rambu-rambu peringatan atau reflektor.
Di sisi lain, korban yang menyalip dari sebelah kiri truk tidak bisa mengantisipasi situasi lalu lintas di depannya, hingga menyebabkan laka lantas.
Untuk itu Kasat Lantas menghimbau agar pegendara tetap waspada di jalan dan mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara.
Selain itu pengendara tidak perlu berburu-buru seolah-olah agar cepat sampai, dan jangan emosiaonal ketia memacu kendaraannya. **

