Selain itu, jika usulan integrasi ini dapat diterapkan nantinya akan ada banyak manfaat yang diperoleh, diantaranya peningkatan perekonomian daerah; melepas jeratan rentenir dan tengkulak yang meresahkan dari para petani, nelayan juga peternak karena akan ada KDMP yang mengelola; siswa siswi mendapatkan bahan makanan segar karena disupply dari desa masing-masing, serta pemberdayaan potensi kerja di desa.
“Bukan hanya dapur MBG, kami juga berharap Dana Desa dapat mendukung penyediaan infrastruktur lain, diantaranya pasar desa, wisata desa dan juga tempat pengelolaan limbah dari hasil MBG. Limbah organik dapat dikelola menjadi pupuk dan pakan ternak, sementara limbah anorganik dapat diolah, sehingga program ini juga serta merta dapat melestarikan lingkungan,” kata M. Kunang.
Perwakilan dari Kementerian Koperasi dekaligus pengurus dari relawan PROJO, Roysepta Abimanyu, yang juga turut hadir sebagai narasumber dari forum grup diskusi ini menyatakan setuju dengan beberapa usulan / rekomendasi dari RJ2 Bersuara. Ia juga menyoroti rekomendasi terkait pengelolaan limbah hasil dapur MBG.
“Pengelolaan sampah dari proses dapur MBG ini sebenarnya menarik, namun siapa yang akan mengelolanya? Ini akan menjadi problem lagi buat kita. Kecuali jika ada organisasi usahanya di daerah tersebut,” ungkapnya.
Pertanyaan tersebut dijawab oleh moderator sekaligus ketua pelaksana dari forum diskusi ini, Frits Tanod, bahwasanya mengenai pengelolaan sampah, jika fasilitasnya telah disediakan oleh Dana Desa, maka pengelolanya dapat direkrut dari masyarakat sekitar. Tentunya hal ini dapat menambah lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.
Forum ini juga menjadi wadah aspirasi para relawan yang berharap dapat menjembatani komunikasi efektif antara pemerintah dan akar rumput. Seluruh rekomendasi dan masukan dari FGD ini akan dirangkum dan diserahkan langsung kepada para pemangku kebijakan, termasuk Presiden dan Wakil Presiden, sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan program MBG ke depan.
Tentang RJ2 Bersuara: RJ2 Bersuara adalah sebuah forum diskusi yang di inisiasi oleh para relawan di Rumah Juang 2. Forum ini bertujuan untuk menjadi wadah aspirasi, pemikiran kritis, dan solusi konstruktif dari masyarakat sipil dan kelompok relawan untuk mendukung serta mengawal program-program strategis pemerintah agar berjalan efektif dan tepat sasaran.





