“Pelaku lalu kembali ke rumah dan memindahkan jasad korban di pinggir tembok kamar dengan posisi tangan terikat dan ditutupi kasur,” jelas dia.
Menjelang petang, kata Onkoseno, sempat didatangi oleh rekan-rekan korban yang menanyakan keberadaan Sri. Namun, pelaku berdalih bahwa Sri telah pergi.
“Sekitar pukul 24.00 WIB, ibu korban dan Ketua RT serta warga datang ke rumah S dan menanyakan keberadaan korban. Namun, pelaku gugup dan langsung melarikan diri,” ucap Onkoseno.
Di momen saat pelaku melarikan diri, warga bersama ibu korban memeriksa rumah pelaku dan didapati korban sudah tewas.
Terkini, S telah ditangkap dan kasus pembunuhan itu sedang didalami polisi.
“Pelaku masih terus kami periksa,” tutup Onkoseno. (Joy Andre/aps)



