News

Energi Ramah Lingkungan PJU Tenaga Surya dari Kementerian ESDM untuk Garut

×

Energi Ramah Lingkungan PJU Tenaga Surya dari Kementerian ESDM untuk Garut

Sebarkan artikel ini
serah terima PJUTS di Garut
Pelaksanaan Peresmian Pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di Desa Kandangmukti, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Kamis (8/8/2024). (Diskominfo Garut)

KITAINDONESIASATU.COM – Kabupaten Garut melakukan pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di Desa Kandangmukti, Kecamatan Leles, Kamis 8 Agustus 2024.

Pemasangan PJUTS diresmikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia dengan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana.

Dalam keterangannya, Nurdin Yana mengatakan, peresmian tersebutdiharapkan menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan infrastruktur energi yang ramah lingkungan di Kabupaten Garut dan daerah lainnya di Indonesia.

Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Nurdin Yana menyambut baik inisiatif tersebut, sebagai langkah efektif dalam mendukung kebutuhan penerangan jalan di wilayah Garut.

“Kami menyambut baik dan mengucapkan terimakasih kepada kementrian,” kata Nurdin Yana.

Ia menambahkan, Kabupaten Garut saat ini membutuhkan sekitar 32 ribu unit penerangan jalan umum (PJU). Sementara yang diterima Garut dari Kementerian ESDM baru sekitar 3 ribu PJUTS.

“PJUTS yang hemat energi dan ramah lingkungan menjadi pilihan tepat karena bisa mengurangi beban biaya sekitar Rp2 miliar lebih yang harus ditanggung pemerintah daerah untuk operasional PJU konvensional,” ujar Nurdin Yana.

Nurdin mengatakan, bahwa PJUTS yang saat ini telah diserahkan kini telah menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Kabupaten Garut. Pihaknya berharap agar ada pelatihan terkait perawatan PJUTS untuk memastikan keberlanjutan penggunaannya dalam jangka panjang.

“Strateginya kita mohon kita nanti ke Ibu Dirjen ESDM agar diberikan pelatihan pada kita, sehingga kami yang bergerak, dengan demikian secara efektif dan efisien,” kata Nurdin.

Anggota Komisi VII DPR RI, Dony Maryadi Oekon, yang juga hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa program PJUTS merupakan salah satu upaya pemerintah meringankan beban pemerintah daerah dan masyarakat, terutama dalam hal penerangan jalan yang tidak bergantung pada listrik konvensional.

Ia menyebutkan, sejak dimulai pada tahun 2015, program ini telah memasang PJUTS di hampir 3.000 titik di Kabupaten Garut, namun kebutuhan PJU di daerah tersebut masih cukup besar, yakni sekitar 21 ribu unit.

“Karena ini membantu beban pemerintah daerah dan juga membantu masyarakat yang paling utama adalah penerangan jalan yang betul-betul tidak menggunakan listrik,” ungkapnya.

Komitmen

Sementara itu, Kasubdit Pengawasan Pembangunan Direktorat Perencanan dan Pembangunan Infrastruktur Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Agung Feinuddin, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menjalankan program pemanfaatan energi surya untuk penerangan jalan.

Ia menyebutkan, sepanjang tahun 2023, Kementerian ESDM telah memasang 20.546 unit PJUTS atau setara dengan menerangi jalan sepanjang 1.027 km tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Program pemasangan PJUTS sebagai salah satu solusi efisiensi tenaga listrik untuk penerangan yang difokuskan pada jalan kelurahan, kecamatan, dan utamanya yang sulit dijangkau jaringan PLN,” ucapnya.

Disebutkan pula bahwa Kementerian ESDM RI sejak tahun 2015 sampai dengan sekarang telah memasang sekitar 111.233 unit PJUTS atau menerangi sebanyak 5.562 km.

“Program ini kami harapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam hal efisiensi energi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan keamanan dan pengembangan perekonomian masyarakat setempat,” kata Agung. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *