Ia menambahkan bahwa pihaknya percaya bahwa Papua yang aman dan sejahtera bisa diwujudkan melalui pendekatan humanis dan pembukaan ruang rekonsiliasi bagi semua pihak yang ingin kembali ke pangkuan negara.
Respon Positif dari Tokoh Masyarakat dan Agama
Para tokoh masyarakat, agama, dan adat yang hadir dalam prosesi ikrar menyambut baik langkah empat mantan anggota KKB tersebut. Mereka menyatakan komitmen kuat untuk menolak keberadaan KKB dan mendukung upaya perdamaian di wilayah mereka.
“Ini adalah momentum harapan baru bagi perdamaian di Papua. Rekonsiliasi adalah wujud kemanusiaan yang hakiki. Setiap anak bangsa memiliki tempat untuk kembali dan masa depan yang bisa dibangun bersama,” tutur Kombes Pol Yusuf Sutejo , Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz.
Titik Balik Bagi Eks KKB Lainnya
Pernyataan ikrar setia kepada NKRI ini diharapkan menjadi titik balik bagi kelompok-kelompok lain yang masih berada di luar garis hukum untuk turut memilih jalur damai.
Pemerintah dan aparat keamanan menegaskan bahwa pintu rekonsiliasi dan pembangunan tetap terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin meninggalkan kekerasan dan ikut serta dalam membangun Papua yang damai, sejuk, dan bermartabat.***


