News

Emak-emak dan anaknya warga Bangil Pasuruan Tabrak Beton Jalan di Mojoagung Jombang Tewas Mengenaskan

×

Emak-emak dan anaknya warga Bangil Pasuruan Tabrak Beton Jalan di Mojoagung Jombang Tewas Mengenaskan

Sebarkan artikel ini
20250402 200215
Kondisi sepeda motor setelah menabrak beton di pinggir jalan diamankan petugas polisi. foto: dokumen satlantas polres Jombang

KITAINDOMESIA.COM – Kecelakaan maut dialami pengendara sepeda motor yang terdiri dari anak dan ibu di Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (2/4/2025) siang.

Keluarga asal Bangil, Pasuruan ini mengendarai sepeda motor boncengan bertiga, Mufidatul (30), membonceng adiknya MF (10), dan ibunya Maslikhah (50).

Kecelakaan TragisLebaran 2025: Sepasang Kekasih asal Ngawi Tewas dalam Kecelakaan Menghantam Pohon di Jombang

Mereka mengalami kecelakaan setelah sepeda motornya menabrak pembatas jalan hingga seorang emak, Ny Maslikhah meninggal dunia.

Baca Juga  Diduga Ceroboh Berkendara Pemotor asal Nganjuk Tewas Bertabrakan dengan Truk Box di Jombang

Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan kecelakaan terjadi sekitar pukul 10:00 WIB bermula dari kendaraan sepeda motor Honda Beat N 3862 TAV melaju dari arah timur ke arah barat.

Mereka mengendarai sepeda motor yang berboncengan bertiga, Mufidatul membonceng adik dan ibunya di belakang dengan sepeda motornya.

Tiga Ledakan di Blitar Sekitar Lebaran 2025: Tewaskan Seorang Santri Ponorogo dan Enam Orang Luka

Di tengah perjalanan tepatnya di Jalan Raya Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, pengendara motor yakni Mufidatul diduga kurang berhati-hati hingga menabrak beton di pinggir jalan.

Baca Juga  Kabar Gembira! 187.773 Visa Jemaah Haji Reguler Siap Antar ke Baitullah

Akibat benturan itu, sepeda motor terpental dan ketiga penumpang motor itu juga terpelanting dan terjauh di aspal jalan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto menginformasikan dalam kecelakaan itu ketiganya mengalami luka-luka dan seorang ibu meninggal dunia.

Sementara korban luka-luka hingga saat ini masih mendapatkan perawatan medis, sedangkan korban tewas langsung dievakuasi ke kamar jenazah untuk proses berikutnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *