Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung ke kandang habituasi di Turgo yang akan digunakan sebagai lokasi adaptasi Satya Nagara.
Melalui proses rehabilitasi ini, Taman Nasional Gunung Merapi berharap Elang Jawa dapat kembali ke alam liar dalam kondisi prima sekaligus mendukung upaya pelestarian salah satu satwa langka kebanggaan Indonesia.
Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) adalah spesies endemik Pulau Jawa yang berstatus Vulnerable (Rentan) dalam daftar merah IUCN dan dilindungi penuh oleh Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Taman Nasional Gunung Merapi merupakan salah satu habitat kritis terakhir bagi spesies ini, sehingga keberhasilan rehabilitasi Elang Jawa Satya Nagara di Taman Nasional Gunung Merapi tidak hanya berdampak pada individu satwa tersebut, tetapi juga bagi keberlangsungan populasi elang langka kebanggaan Indonesia secara keseluruhan.***






