Lebih lanjut, Bismo menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan dari para pedagang, mereka dipaksa membayar uang keamanan setiap malam dengan besaran mulai dari Rp50 ribu hingga Rp120 ribu, di bawah ancaman para pelaku.
“Untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang, kami telah mendirikan pos pengamanan terpadu (pospam) yang akan beroperasi selama 24 jam di area pasar,” tambahnya. (Nicko)
