Berikut rincian wilayah terdampak:
Megamendung: Longsor terjadi di Desa Sukamahi dan Megamendung. Satu korban jiwa dari kalangan santri ditemukan meninggal dunia.
Cisarua: Longsor di Desa Kopo menyebabkan kerusakan tiga jalan dan satu rumah. Desa Tugu Utara dan Tugu Selatan terdampak luapan air dari Rest Area Gunung Mas, merusak dua rumah.
Desa Ciburial: Dua korban jiwa ditemukan akibat longsor.
Babakan Madang: Di Desa Bojongkoneng, banjir menghambat jalur pendakian hingga membuat sejumlah pecinta alam sempat terjebak sebelum berhasil dievakuasi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta tim relawan dikerahkan untuk membuka posko, menyalurkan logistik, dan layanan medis.
“Penanganan darurat harus cepat. Keselamatan warga menjadi prioritas, termasuk logistik dan pengungsian,” tegas Rudy.
Pemkab juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor ke layanan darurat 112 bila menemui potensi bencana.
Wisata Puncak
Sementara itu, banjir besar juga melumpuhkan jalur utama di kawasan wisata Puncak. Jalan Raya Puncak berubah menjadi sungai dadakan. Motor-motor terseret arus, pengendara terpental, dan kepanikan merambat cepat. Ketua RW setempat menyalahkan sampah sebagai penyebab utama.



