KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan lalu lintas masih saja terjadi menewaskan dua warga Gresik, akibat tabrakan adu banteng di Panceng dan terlindas truk di Surabaya.
Dua kecelakaan yang menewaskan warga Panceng dan Menganti ini terjadi dalam dua hari yakni pada Senin (19/5/2025) dan hari Selasa (20/5/2025).
Untung Masih Ada Rudy hingga Cinta Pengamen Badut Acara RCTI Hari ini Rabu, 21 Mei 2025
Dua kecelakaan yang terjadi akibat human error atau kesalahan manusia terjadi tabrakan adu banteng antar sepeda motor di Jalan Raya Daendles dan tewas terlindas truk setelah terpeleset.
Dua pengendara warga Gresik yang tewas masing-masing adalah seorang emak-emak berusia 34 tahun berinisial TMM Perumahan Palem Partiwi, Kecamatan Menganti, Gresik.
Sedang korban kedua yang tabrakan adu banteng diketahui bernama Ahmad Nadhif As Syifa (28) warga Dalegan, Kecamatan Panceng.
Dari informasi yang diperoleh mengungkapkan kecelakaan yang dialami ema-mak warga Menganti, Gresik ini terjadi pada Senin (19/5/2025) pukul 15:38 WIB di Jl Bubutan Kota Surabaya.
Saat itu korban mengendarai sepeda motor Yamaha Mio L 6349 JT hendak berbelok ke kiri dari Jl Kranggan berbelok ke Jl Bubutan Kota Surabaya.
Namun namun nahas saat berbelok sepeda motor korban terjatuh ke kiri, tetapi sayang korban terjatuh ke ke kanan ke arah dan masuk ke kolong truk Sampah yang ada di sampingnya, hingga terlindas.
Korban terlindas roda truk sampah bagian belakang sebelah kiri yang melaju searah dengan korban hingga mengalami luka berat dan meninggal di tempat kejadian.
Sementara kecelakaan kedua yang menewaskan Ahmad Nadhif As Syifa (28) warga Dalegan, Paceng terjadi di ruas Jalan Raya Deandles, Desa Wotan, Kecamatan Panceng, Kabupaten gresik Selasa (20/5/2025) petang pukul 18:15 WIB.
Korban tewas mengendarai Honda Revo W 3383 JY terlibat kecelakaan adu banteng dengan Suzuki Spin S 6572 EV dikendarai Solikin (35) warga Desa Dingil, Jatirogo, Kabupaten Tuban.
Kecelakaan terjadi ketika sepeda motor Suzuki Spin melaku dari arah barat ke arah timur, di tengah perjalanan pengendara melaju dengan mengambil haluan terlalu ke kanan, hingga masuk ke jalur berlawanan arah.
Dan saat pada saat bersamaan dari arah timur ke arah barat juga melaju sepeda motor yang dikendarai Ahmad Nadhif, namun karena jarak terlalu dekat keduanya tak bisa menghindar hingga terjadi tabrakan antar muka atau adu banteng.
Kedua kendaraan yang melaku kencang bertabrakan hingga terjadi benturan yang keras hingga kedua sepeda motor ringsek parah dan dua pengendara terpental dan terjatuh ke aspal jalan hingga mengalami luka-luka parah.
Namun sayang pengendara honda Revo Ahmad Nadhif akhirnya meninggal di lokasi kejadian kecelakaan setelah mengalami luka-luka yang parah, sedang Solikin juga mengalami luka parah dan langsung dilarikan ke RS Muhammadiyah Kekapuk.
Kapolsek Panceng Iptu Nasuka dalam keterangan tertulisnya mengatakan penyebab kecelakaan dipicu adaya human error, pengendara Suzuki Spin bermanufer mengambil haluan terlalu kekanan hingg masuk ke jalur berlawanan, yang tak bisa dihindarai dari kendaraan berlawanan arah hingga terjadi tabrakan.
Dalam kecelakaan ini kedua kendaraan telah diamankan Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik, dan telah dilakukan olah tempat kejadian perkara dan evakuasi para korban. **




