News

Dua Pelajar SMPN 24 Gresik Tenggelam Saat Mandi di Waduk Wedani Gresik

×

Dua Pelajar SMPN 24 Gresik Tenggelam Saat Mandi di Waduk Wedani Gresik

Sebarkan artikel ini
tenggelam di waduk
Ilustrasi tenggelam dan tempat kejadian perkara di Cerme Gresik. foto: pixsabay.com/ dokumentasi polsek cerme

KITAINDONESIASATU.COM – Sudah berulangkali diingatkan jika Anda tidak bisa berenang jangan sekali-kali mandi digenangan air dengan kedalaman di atas satu meter.

Sebab jika Anda bermain air dikubangan kedalaman air satu dada saja, Anda bisa membuat tenggelam diri Anda, ini fakta yang dialami banyak orang pemula saat belajar berenang.

Berikut ini peristiwa miris di alami dua pelajar berusia 13 tahun siswa SMPN 24 Gresik harus kehilangan nyawa setelah tenggelam dalam waduk Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Sabtu (4/1/2025).

Kedua pelajar itu bernama Bagus Alfiansyah (13) warga Desa Wedani, Cerme, Kabupaten Gresik dan Razky Mauladani (13) warga Perum Bunga Regency, Desa Dungus, Cerme.

Baca Juga  2 Bulan Berlalu 7 Tahanan Rutan Salemba yang Kabur Masih Belum Juga Tertangkap

Diketahui keduanya tenggelam setelah mandi di area waduk Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13:40 WIB kedua diketahui tenggelam ketika Edi Santoso sedang mencari keponakannya keberadaan Bagus yang sedang bermain di sekitar waduk.

Edi kemudian tidak menemukan Bagus, namun menemukan pakaian korban di berserakan tepi waduk, diapun curiga kemudian memanggil orang korban lainnya Muhammad Sanusi.

BERITA TENGGELAM LAINNYA: Bermain di Sunga Pelajar SD Mojokerto Tenggelam Ditemukan Tak Bernyawa

Mereka pun kemudian melakukan pencarian dengan peralatan seadanya, namun saat berada di dalam waduk kaki saksi menyentuh sebuah benda diduga tubuh manusia, kemudian diangkat ke atas ternyayata tubuh korban.

Baca Juga  Kebakaran di Bekasi, Wanita Hamil Tewas di Kamar Mandi Bersama Adik

Korban langsung diangkat ke atas waduk namun sudah tidak merespon dan sudah tidak bernafas lagi hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kedua korban ditemukan di titik terdalam dari waduk tersebut dan setelah diangkat kedua korban dalam kondisi sudah tidak benyawa lagi.

“Saat ditemukan, kedua anak tersebut sudah meninggal dunia. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” ujar Iptu Andik Asworo, Kapolsek Cerme, Polres Gresik, Minggu (5/1/2025).

Petugas Polsek Cerme menerima informasi segera datang dan langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Baca Juga  Tidak Nyoblos di Jakarta, RK Minta Restu, Ziarah ke Pangeran Jayakarta dan Sungkem Ibu

Peristiwa ini tentu saja membuat duka yang mendalam bagi keluarga, kerabat dan masyarakat sekitar serta kerabat khususnya dari SMPN Gresik.

Untuk itu pihak Polsek Cerme menghimbai kepada masyarakat khususnya anak-anak agar berhati-hati jika tidak bisa berenang, jangan sekali-kali bermain ke dalam bekas galian seperti waduk yang ada di daerahnya.

Bagi orang tua dan masyarakat juga mewaspadai anak-anak di sekitar agar tidak bermain ke dalam bekas galian atau waduk yang banyak ditemukan di sekitar wilayahnya.

Saat musim penghujan waduk, kubangan, bekas galian yang tadinya kering kini sudah penuh dengan air akibag guyuran air hujan yang terus terjadi belakangan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *