KITAINDONESIASATU.COM – Dua kecelakaan tragis terjadi di akhir pekan usai Lebaran 2025 terjadi di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Dua kecelakaan terjadi dua hari Sabtu (5/4/2025) dan Minggu (6/3/2025) di ruas Jalan Solo-Ngawi wilayah Mantingan dan Jalan Raya Ngawi-Madiun, Desa Legokulon, Kasreman, Kabupaten Ngawi pada malam hari.
Dari dua peristiwa itu dipastikan dua orang meninggal dunia salah korban di antaranya seorang anak berusia 10 tahun yang tewas tertabrak bus dalam boncengan kakaknya.
Sementara kecelakaan yang lain menewaskan seorang pria yang tergeletak di depan ruko milik warga tanpa ada yang mengetahui dan tidak ada yang memberikan pertolongan.
Kecelakaan Minggu, 6 April 2025 menewaskan seorang pria bernama Suyanto (43) warga Desa Cangakan, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi malam hari.
Dari informasi rekaman CCTV yang diperoleh terungkap korban mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Ngawi-Madiun pada malam hari melaju dari arah Madiun ke arah Ngawi.
SIM Keliling Gresik Hari ini Cuti Bersama Selasa 8 April 2025 Kembali Buka
Saat itu pengendara mengendarai sepeda motor Honda Supra di tengah perjalanan tiba-tiba kendaraan oleng hingga mengarah ke badan jalan hingga menabrak gundukan tanah.
Sepeda motor yang menabrak gundukan membuat pengendara terpelanting dan terpental hingga terlempar dan jatuh di pelataran sebuah ruko milik warga.
Situasi pelataran ruko yang gelap dan minimnya aktivitas warga di kawasan itu membuat korban lama tergeletak di pinggir jalan dan tidak segera mendapatkan pertolongan.
Namun akhirnya korban ditemukan salah satu warga yang melintas, yang ditemukan dalam keadaan luka parah di bagian kepala, akibat benturan keras saat terlempar dari kendarannya.
Sementara sepeda motor korban yang dikendarai juga mengalami kerusakan parah di bagian depan sepeda motor Honda Supra itu.
Korban langsung dievakuasi oleh mobil jenazah dan langsung dievakuasi ke RSUD dr Soeroto Ngawi untuk dilakukan proses berikutnya, kasus ini sekarang dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi.
Sementara kecelakaan yang terjadi sebelumnya, Sabtu, 5 April 2025 terjadi di ruas Jalan Raya Ngawi-Solo tepatnya di di Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi.
Peristiwa yang terjadi pada malam hari pukul 20:30 WIB itu melibatkan bus Sugeng Rahayu jurusan Solo-Surabaya dengan pengendara sepeda motor yang berboncengan.
Akibat kecelakaan itu seorang anak yang dibonceng bernama Muhammad Ardian Alfatih (10) warga Ngrancang, Kecamatan Mantingan meninggal dunia dan dua orang lainnya luka-luka langsung dievakuasi ke RSUD dr Soeroto Ngawi.
Menurut informasi kecelakaan terjadi bermuda dari pengendara motor Yamaha Nmax berpelat AE 5116 JAR yang dikendarai Rohma Maulida (20) warga Ngrancang membonceng keponakannya Alfatih melaju dari arah Mantingan ke arah Ngawi.
Acara Trans 7 Senin, 7 April 2025: siang Movievaganza Spesial, malam POV – Pasti Obrolan Viral
Di dalam perjalanan diduga pengendara sepeda motor Rohmah Maulida kurang berhati-hati saat akan berbelok ke kanan jalan.
Saat itu Rohmah yang membonceng Alfatih tiba-tiba berbelok kanan tanpa melihat kondisi lalu lintas atau kendaraan lain, sementara dari arah yang sama dari belakang melaju Bus Sungeng Rahayu.
Saat berada di jalan menikung bus Sugeng Rahayu dikemudikan Slamet Hari Santoro (55) warga Gemekan, Sooko, Kabupaten Mojokerto tidak mampu menghindari hingga menabrak pengendara sepeda motor yang berboncengan.
Jadwal Acara MNCTV Senin, 7 April 2025: ada Petualangan Fantastis Kiko dan DMD Panggung Rezeki
Seperti terlihat dari rekaman CCTV situasi usai menabrak pengendara sepeda motor bus sempat menabrak beberapa tiang kabel telepon yang ada di pinggir jalan hingga akhirnya masuk ke dalam parit.
Sementara warga terlihat berlarian hendak memberikan pertolongan sementara korban tewas tergeletak di tengah jalan hingga petugas menutup korban yang tergeletak di jalan itu.
Sementara pengendara sepeda motor Rohma Maulida mengalami luka-luka serius dan langsung dievakuasi ke RS Mantingan Ngawi bersama seorang penumpang bus juga mengalami luka-luka akibat terkena serpihan badan bus. **


