Namun, kondisi korban dalam evakuasi ABK MV Ocean Galaxy terus memburuk. Pada pukul 18.17 WITA, korban mengalami muntah, kehilangan kontrol buang air kecil, hingga akhirnya tidak sadarkan diri.
Melihat situasi tersebut, tim langsung melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP) sebagai upaya penyelamatan dalam evakuasi ABK MV Ocean Galaxy. Proses ini dilakukan secara intensif oleh tim medis dan rescuer.
Sayangnya, dalam evakuasi ABK MV Ocean Galaxy, korban tidak menunjukkan tanda-tanda vital. Pada pukul 19.14 WITA, tim memutuskan menghentikan tindakan RJP setelah upaya maksimal dilakukan.
KN SAR Parikesit kemudian sandar di Lanal Mamuju pada pukul 20.06 WITA. Selanjutnya, korban dibawa ke RS Bhayangkara Mamuju dan tiba sekitar pukul 20.15 WITA.
Peristiwa evakuasi ABK MV Ocean Galaxy ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan penanganan darurat medis di kapal. Koordinasi cepat antarinstansi dinilai krusial dalam menghadapi situasi serupa di perairan terbuka.***


