News

DPRD Kota Bogor Perkuat Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat

×

DPRD Kota Bogor Perkuat Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
Momentum pertemuan Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Aula Husni Hamid, Pemda Kabupaten Karawang (KIS/IST)
Momentum pertemuan Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Aula Husni Hamid, Pemda Kabupaten Karawang (KIS/IST)

KITAINDONESIASATU.COM– Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menghadiri pertemuan strategis bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam acara Sinergi Pemerintahan yang berlangsung di Aula Husni Hamid, Pemda Kabupaten Karawang, Selasa 4 Maret 2025 kemarin.

Pertemuan ini diadakan sebagai inisiatif Pemerintah Provinsi untuk memperkuat koordinasi antara TNI, Polri, Kejaksaan, dan Pemerintah Daerah dalam upaya menciptakan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan di Jawa Barat, termasuk Kota Bogor.

Dalam pertemuan tersebut, Adityawarman menyampaikan komitmennya untuk menjalin komunikasi yang lebih erat dengan pemerintah provinsi.

“Kami di DPRD Kota Bogor siap mendukung dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam berbagai program pembangunan. Sinergi ini sangat penting agar kebijakan yang diambil dapat lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Kota Bogor,” ungkapnya, Rabu 5 Maret 2025. 

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan bahwa kolaborasi antara legislatif dan eksekutif, baik di tingkat kota maupun provinsi, menjadi kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Gubernur Dedi Mulyadi dalam arahannya juga menekankan perlunya pendekatan yang lebih fleksibel dalam tata kelola pemerintahan.

“Saya lebih memilih untuk turun langsung ke lapangan dan berdiskusi dengan masyarakat dibandingkan hanya mengandalkan rapat formal. Dengan cara ini, kita bisa menghasilkan solusi yang lebih nyata,” jelasnya.

Selain itu, Dedi menggarisbawahi pentingnya perubahan tata ruang, terutama di wilayah rawan banjir. Ia mengusulkan konsep pembangunan rumah panggung dengan desain tinggi 2,5 meter sebagai solusi inovatif untuk mengatasi masalah tersebut. (Nicko/Yo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *