Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan bahwa penerapan smart meter ini merupakan langkah besar untuk meningkatkan kualitas layanan air di Jakarta.
“Dengan teknologi ini, pelanggan akan mendapatkan manfaat nyata, seperti pencatatan penggunaan air yang lebih akurat dan kemudahan pembacaan meter secara real-time tanpa mengganggu privasi mereka,” jelasnya dalam keterangan tertulis sebelumnya.
Program yang dimulai pada Oktober 2024 ini menghadirkan solusi cerdas, di mana meter air pelanggan dilengkapi dengan modul komunikasi tanpa kabel yang memungkinkan pembacaan konsumsi air secara otomatis dan real-time tanpa biaya tambahan bagi pelanggan. (ald/aps)***

