Lebih lanjut, ia juga menyinggung sejarah prestasi Kalimantan Selatan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) VII tahun 1969, di mana provinsi ini sempat menembus peringkat 10 besar. Namun, dalam beberapa PON terakhir, prestasi Kalsel cenderung stagnan.
“Perlu ada kajian menyeluruh atas penurunan prestasi ini. Pemerintah daerah harus fokus pada cabang olahraga yang berpotensi membawa nama Kalsel ke tingkat nasional bahkan internasional,” tegasnya.
Meski demikian, Habib Umar mengapresiasi beberapa cabang olahraga yang masih menunjukkan prestasi, seperti bela diri. Ia berharap, kehadiran stadion bertaraf internasional dapat menjadi momentum kebangkitan olahraga di Kalimantan Selatan.
“Dengan fasilitas yang baik dan dukungan pembinaan yang serius, saya yakin atlet-atlet Kalsel bisa bersinar dan membawa harum nama daerah,” pungkasnya.(Anang Fadhilah/Yo)
