KITAINDONESIASATU.COM- Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Nasir Djamil, memberikan apresiasi atas upaya Kepolisian Daerah (Polda) Jambi dalam menertibkan praktik pertambangan ilegal.
Menurut Nasir, langkah ini penting untuk mengurangi kejahatan yang terkait dengan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA).
Pernyataan tersebut disampaikan setelah pertemuan Komisi III DPR RI dengan Kapolda Jambi beserta jajarannya di Gedung Aula Siginjai Mapolda Jambi, Provinsi Jambi.
“Masalah pertambangan ilegal, penangkapan ikan ilegal, dan pengeboran ilegal masih menjadi tantangan serius di Jambi. Karena itu, kami berharap Presiden Prabowo Subianto dapat mengambil langkah strategis untuk mengubah tambang-tambang ilegal ini menjadi pertambangan rakyat. Hal ini tentu akan memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan daerah,” ujar Nasir, seperti ditulis Parlementaria pada Rabu, 11 Desember 2024.
Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga menekankan bahwa penertiban tambang ilegal dapat membantu menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Praktik tambang ilegal telah berlangsung cukup lama. Harapan kami, presiden bersama jajaran pemerintahan dan BUMN terkait dapat mengambil tindakan nyata. Dengan begitu, tambang-tambang ilegal di berbagai provinsi di Indonesia dapat dialihfungsikan menjadi tambang rakyat dalam satu hingga dua tahun mendatang. Langkah ini tidak hanya akan melindungi lingkungan tetapi juga masyarakat,” tambahnya.
Nasir mengungkapkan bahwa aktivitas pertambangan ilegal, bahkan yang legal sekalipun, dapat menyebabkan korban jiwa.
“Kita perlu menegaskan bahwa Indonesia tidak hanya menghadapi darurat narkoba atau judi, tetapi juga darurat pertambangan ilegal. Masalah ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” tutup Nasir.- ***



