KITAINDONESIASATU.COM – Dalam wawancaranya di acara “Meet the Press” di NBC, Senator Lindsey Graham (R-S.C.) memperingatkan bahwa Trump berisiko kalah pada pemilihan presiden 2024 jika terus mengkampanyekan penghinaan.
“Trump memiliki kesempatan untuk memenangkan pemilihan ini jika dia fokus pada kebijakan. Dia unggul dalam debat kebijakan, tetapi jika dia terus berperilaku provokatif dan mencolok, peluangnya bisa menurun” kata Graham pada Minggu, 18 Agustus 2024.
Ketika ditanya tentang pendapat mantan Gubernur Nikki Haley yang mengkritik Trump karena terlalu banyak berbicara tentang jumlah massa atau menyerang kecerdasan Harris, Graham menyatakan bahwa ada pendekatan yang lebih baik untuk menghadapi wakil presiden tersebut.
“Saya tidak melihat Wakil Presiden Kamala Harris sebagai orang yang tidak kompeten.
Namun, saya menganggapnya sebagai salah satu kandidat presiden terliberal yang pernah ada di Amerika Serikat” kata Graham.
Graham menuduh Harris mengikuti “buku pedoman Uni Soviet” dalam kebijakan ekonomi, lingkungan, dan sosialnya.
“Saya lebih suka membahas kebijakan. Harris akan menghadapi tantangan besar ketika harus membela pilihannya,” tambahnya.
Graham berharap Trump fokus pada masalah seperti perbaikan perbatasan dan pengendalian inflasi dalam 80 hari terakhir sebelum pemilihan.
Namun, mengubah strategi kampanye Trump mungkin menjadi tantangan, mengingat pada rapat umum Sabtu lalu di dekat kampung halaman Presiden Joe Biden di Scranton, Pennsylvania, Trump masih berfokus pada klaim ekonomi dan komentar pribadi tentang Harris.- ***
Sumber: Yahoo News Singapore


