KITAINDONESIASATU.COM -Tim gabungan dari Satpol PP Kota Bogor, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), TNI, dan Polri melaksanakan penertiban besar-besaran terhadap pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Mayor Oking, Kecamatan Bogor Tengah.
Penertiban yang dilakukan pada Selasa pagi tersebut tak hanya menyasar PKL, tetapi juga pelanggaran lain seperti parkir liar, angkot ngetem, anak jalanan, gelandangan dan pengemis (anjal-gepeng), serta penumpukan sampah yang mengganggu estetika kota.
Kabid Trantibum dan Linmas Satpol PP Kota Bogor, Andry Sinar Wahyudianto, menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan sebagai bentuk respon terhadap banyaknya keluhan masyarakat.
“Penertiban ini kami lakukan untuk menormalisasi kembali kawasan Jalan Mayor Oking yang kerap macet dan kumuh akibat maraknya PKL, parkir liar, serta angkot yang ngetem sembarangan,” ujarnya saat ditemui wartawan di lokasi, Selasa, 17 September 2024.
Andry menambahkan, penertiban ini juga melibatkan 120 personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk Satpol PP, DLH, Dishub, Dinas Sosial (Dinsos), Tim Tangkas, TNI, dan Polri. Operasi ini tidak hanya bertujuan menertibkan pedagang, tetapi juga menegakkan ketertiban umum di kawasan tersebut.
“Banyak aduan masyarakat terkait kemacetan dan kekumuhan di Jalan Mayor Oking. Kami berkoordinasi dengan Dishub dan OPD terkait untuk menindaklanjuti masalah ini. Harapannya, kondisi kawasan bisa kembali tertata,” jelas Andry.
Sebanyak 120 PKL berhasil ditertibkan dalam operasi tersebut. Namun, Andry mengakui bahwa tantangan terbesar adalah perilaku “kucing-kucingan” para pedagang.
“Meskipun sudah sering ditertibkan, beberapa PKL masih berani kembali berjualan saat petugas tidak berada di lokasi. Untuk mengatasi ini, kami menempatkan 15 personel setiap harinya guna memantau dan memastikan kawasan tetap kondusif,” ungkapnya.
Andry juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada rencana relokasi sementara bagi para PKL. “Kami masih mencari solusi terbaik. Relokasi belum ada, dan pedagang masih sering berpindah-pindah saat melihat kesempatan,” tutupnya.***
Editor : Aam Permana S



