Terlebih, pihaknya menegaskan tidak segan memberikan hukuman kepada siapa saja pelaku tawuran yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Saya dan anggota Polsek akan memantau pelajar yang terlibat tawuran ini. Jika masih melakukan, saya pastikan akan ditindak. Semoga kalian semua sekolah dengan baik dan mengikuti aturan dari sekolah masing – Masing atas kejadian tawuran ini,” tegas Condro Sasongko.
Seperti diketahui, puluhan pelajar dari SMK Sultan Agung Tirtayasa dan SMA 1 Lebakwangi terlibat tawuran di Jembatan Cipatuk di Kampung Baru, Des Sukanegara, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang pada Jum’at (25/10) siang.
Personel Polsek Pontang bergerak cepat dan berhasil mengamankan 20 pelajar yang terlibat tawuran. Setelah menginap semalam di Mapolsek Pontang dan diberi pembinaan, para pelajar ini memperbaiki penampilan, mulai dari bentuk rambut hingga penggunaan baju seragam. (jm)

