Carolina menambahkan bahwa masyarakat kini semakin kritis terhadap isu kesejahteraan hewan. Pelaku usaha yang abai terhadap hal ini berisiko menghadapi sanksi sosial, hukum, hingga penurunan kepercayaan konsumen.
Menanggapi sorotan publik, pihak manajemen Kopi Eyang akhirnya memberikan klarifikasi dan permohonan maaf melalui pernyataan resmi. Mereka mengakui adanya kelalaian dalam pengawasan karyawan dan menyatakan bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut.
Manajemen juga berjanji akan melakukan pembenahan, termasuk memberikan edukasi kepada seluruh karyawan serta memperketat prosedur penanganan hewan di lingkungan kafe.
Pihak kafe menyatakan komitmennya untuk menjadi tempat usaha yang tidak hanya ramah bagi pelanggan, tetapi juga menghormati lingkungan dan makhluk hidup di sekitarnya.***



