KITAINDONESIASATU.COM – Calon Gubernur Jakarta nomor urut 2 Dharma Pongrekun mengklaim, dirinya yang harusnya menang pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta 2024.
Ia menyatakan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi prolehan suara saat kontestasi Pilkada Jakarta, salah satunya serangan fajar.
“Kita seharusnya menang karena kita sebenarnya mendapat dukungan dari yang pertama pendukung yang memiliki TPS 10%, yang kedua pendukung-pendukung yang tidak bisa hadir di TPS, dan yang ketiga pendukung yang terkena serangan fajar jenis lainnya,” ujar Dharma kepada wartawan di Jakarta, dikutip Sabtu (30/11/2024).
Dharma menyebut, warga tidak punya pilihan lain dalam memilih pemimpinnya. Sehingga warga terpaksa menerima serangan fajar.
“Karena ini yang saya katakan mereka diblok hatinya. Mereka tidak bisa membuat apa-apa, karena mereka sudah dimiskinkan. Sehingga mereka terpaksa, kita tidak tahu keadaan keluarga itu terpaksa mengambil karena mereka tidak tahan,” ucapnya.
Oleh karena itu, apabila tidak ada faktor-faktor diatas yang menggangu jalannya Pilkada, Dharma memastikan dirinyalah yang seharusnya menang pada Pilkada Jakarta. Bahkan suara 52 persen seharunya menjadi angka real kemengan pasangan nomor 2.
“Dengarkan baik-baik, ini sebenarnya angka real kemenangan kita, minimal seharusnya lebih dari 52 persen, 52,5 persen,” pungkas dia.***
Editor Aam Permana S



