KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan maut yang terjadi di ruas Jalan Raya Jalur Lintas Selatan (JLS) Jember Puger-Lumajang yang menewaskan 4 orang membuat keprihatinan kita semua, Sabtu (16/8/2025) sore.
Kecelakaan itu melibatkan motor roda tiga Tossa dengan truk tronton Hino bak terbuka menewaskan empat orang dan enam luka ringan dan luka berat yang ditumpang penggemar layang dan anak di bawah umur berusia 16 tahun pelajar warga Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Lumajang.
Sementara korban tewas setelah mendapat perawatan di Puskesmas Kasiyan, Puger Kabupaten Jember antara lain adalah:
- Nabil warga Kecamatan Tekung, Lumajang
- Faris Alfarisi warga Wonokerto, Lumajang
- Fatah Annur Rozak warga Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Lumajang
- Novan pengemudi motor Tossa warga Wonokerto, Lumajang.
Sementara korban luka-luka antara lain adalah, Wahyu Ramadan warga Wonokerto, Kabupaten Lumajang luka berat bagian kepala, Hendika Irfan Mahfud, Amad Felix, Bima Saputra, Iqbal Aldiansyah dan Nurhadi warga Wonokerto mengalami luka-luka masih menjalani perawatan di Puskesemas Kasiyan.
Sementara dua jenazah yang meninggal dunia telah dibawa pulang oleh keluarga korban, hingga semalam masih tersisa 2 korban meninggal masih berada di Puskesmas Kasiyan.
Dari keterangan yang dihimpun mengungkapkan kecelakaan terjadi bermula dari motor roda tiga yang merupakan mobil niaga Tossa N 2314 YBO dikemudikan Novan mengangkut wisatawan penggemar layang-layang sebanyak 9 orang melaju dari arah Timur ke arah Barat sekitar pukul 14:00 WIB.
Di tengah perjalanan saat melintas jalan menikung membentuk leter S motor Tossa tiba-tiba melaju tidak terkendali, sementara dari ara berlawanan meluncur truk tronton AE 8498 NI yang dikemudikan Darul Arafat warga Blitar dari berlawanan arah.
Menurut sakasi mata saat itu Toss melaku kencang, kemudian oleng dan melaju terlalu kekanan hingga melewati marka as jalan, sementara truk Hino sempat menghindar ke kiri.
Namun Tossa tetap melaju dan akhirnya menabrak lampu bagian depan sebelah kanan, hingga terjadi benturankeras hingga Tossa terpelanting dan terguling di jalan ke selatan.
Motor Tossa terus melaju dan terperosok ke selatan hingga terjadi kebakaran, yang kemudian membakar para penumpang yang di dalamnya tedapat 9 orang wisatawan penggemar layang-layang dari Wonokerto, Kabupaten Lumajang.
Akibat peristiwa itu sedikitnya 4 penumpang yang yang merupakan penggemar layang-layang tewas setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Kasiyan, Kabupaten Jember.
Anggota Polsek sektor Puger yang berada di TKP, Bripka Goesti mengatakan dari hasil penyelidikan faktor utama penyebab kecelakaan karena kurang hati-hati pengendara motor Tossa, yang berkendara terlalu cepat sehingga motor melaju tak bisa dikendalikan.
Novan pengemudi motor Tossa dan dua penumpang lainnya meninggal di Puskesmas Puger sementara satu penumpang bernama Faris meninggal dunia di lokasi tempat kejadian kecelakaan.
Seperti kita ketahui para penumpang motor Tossa yang merupakan pelajar di bawah umur rata-rata berusia 16 tahun yang baru saja mengikuti kegiatan kpdar layang-layang di Jember, hendak pulang ke Wonokerto, Kabupaten Lumajang, namun di tengah jalan kendaraan mengalami kecelakaan.
Seorang penumpang yang selamat Nurhadi yang berbaring di Puskesmas Puger Jember mengatakan saat kecelakaan dirinya sedang duduk dalam kondisi tertidur di bak belakang motor Tossa.
Sehingga dirinya tidak mengetahui secara pasti terjadinya kecelakaan itu dan ketika bagun tahu-tahu dirinya sudah berbaring di Puskesmas Kasiyan.
Nurhadi sendiri mengaku sakit bagian tangan kakan dan kaki kiri setelah kecelakaan itu, ia mengaku organya tak bisa digerakkan kemudian dada terasa sesak, sehingga terasa sesak dan susah nafas.
Nurhadi mengatakan mengaku bersama rombongan teman-temannya dari Lumajang sengaja berkunjung ke Pantai Cemara Puger Jember untuk Kopdar penggemar layang-layang.
Rekaman video detik-detik kecelakaan Tossa menewaskan 4 orang wisatawan. https://www.facebook.com/reel/1287138436196739

