News

Dedengkot Residivis Pasuruan Berakhir Hidupnya Terkena Timah Panas

×

Dedengkot Residivis Pasuruan Berakhir Hidupnya Terkena Timah Panas

Sebarkan artikel ini
ranmor
Ilustrasi Ranmor, foto kanan: Sobirin saat devakuasi. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Di dunia hitam nama Sobirin warga Pasuruan cukup dikenal, khususnya dikalangan anggota Reskrim dilingkungan Polda Jatim.

Pria bernama Sobirin (27) ini sudah keluar masuk penjaran dengan kasus pencurian kendaraan bermotor kambuhan.

Setidaknya dia sudah tiga kali dijebloskan ke dalam penjara, namun terakhir keluar dari penjara ia masih kembali melakukan aksi curanmor.

Bahkan perburuan terhadap pelaku curanmor Sobirin ini berdasarkan kasus pengembangan yang terjadi sebelumnya.

Atas kepastian informasi dari hasil penyelidikan Subdit Jatanras Polda Jatim akhir anggota polisi melakukan penyelidikan dengan membuntuti Sobirin.

Petugas kemudian merencakan penangkapan dengan cara melakukan pengintaian sejak Selasa (12/11/2024) sore hingga malam hari.

BERITA RANMOR LAINNYA: Serang Polisi Pakai Pistol, Penjahat Spesialis Curanmor Dibedil

Petugas polisi pun melakukan pengintaian saat tersangka akan beraksi, anggota Subdit Jatanras Polda Jatim langsung melakukan pengejaran.

Dalam pelarian itu Sobirin dibonceng oleh seorang teman-temannya, hingga terjadi aksi kejar-kejaran di kawasan Waru hingga Masjid Agung Surabaya.

Bak film detektif, dalam pengejaran itu akhirnya Sobirin terjatuh dari sepeda motornya, namun sayang ia tidak begitu saja mau menyerah.

Sobirin melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap anggota Jatanras Polda Jatim, bahkan Sobirin masih sempat melempar bondet (bahan peledak) ke arah petugas.

Kasubdit Jatanras Polda Jawa Timur AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan petugas melakukan tindakan tegas setelah tersangka melempar bondet kepada anggota polisi.

Sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas, setelah menghiraukan tembakan peringatan yang dibalas dengan lempara bonet.

BERITA PASURUAN LAINNYA: Beruntung Ditabrak KA Penumpang Ford Everest Selamat di Pasuruan

Akhirnya Sobirin harus menghembuskan nafas terakhirnya setelah aksi perlawanan itu, yang diketahui tersangka sudah mempersiapkan 3 buah bondet belum digunakan di dalam tasnya.

Di dalam tas tersangka juga ditemukan kunci T dan bahan peledak bondet, yang kerap digunakan tersangka jika dalam aksinya dipergoki warga masyarakat atau pemilik kendaraan.

Diketahui tersangka sudah 3 kali keluar masuk penjara, 2 kali diamankan Polda Jatim, dan pelaku dikenal selalu melakukan perlawanan saat diamankan.

Bahkan ketika tersangka di amankan petugas Polda Jatim juga sempat dilumpuhkan dengan timah panas, hingga terakhir setelah lepas juga melawan polisi.

AKBP Djumhur mengatakan dari peristiwa itu polisi masih memburu rekan tersangka yang berhasil kabur saat penangkapan Sobirin.

Bahkan polisi kini sedang mengumpulkan titik lokasi dimana tersangka melakukan aksi pencuriannya, usai dia bebas dari penjara.

Dari catatan polisi Sobirin pernah 4 kali terkena timah panas polisi dalam setiap kali aksi penangkapan Ranmor yang terjadi sejak tahun 2015, 2018 dan terakhir tahun 2024.

Bahkan komplotas Sobirin ini tidak hanya mencuri sepeda motor saja, namun mereka juga melakukan pencurian sapi dan kendaraan roda dua dan empat. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *