News

Debat Publik Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Saling ‘Menjatuhkan’, Berikut Hal Penting yang Mengemuka

×

Debat Publik Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Saling ‘Menjatuhkan’, Berikut Hal Penting yang Mengemuka

Sebarkan artikel ini
debat publik
Suasana debat publik calon gubernur dan eakil gubernur Sumatera Utara (IstI

Sehingga kita dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan sebaik-baiknya karena ini merupakan administrasi negara tentang batas-batas wilayah tentu kita harus berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Kota kalau itu batas Kabupaten Kota harus berkolaborasi dengan provinsi kalau ini memang perbatasan antar wilayah Provinsi.” jawab Surya.

Menimpali jawaban Surya, Hasan Basri Sagala menerangkan, gubernur sebagai perwakilan pemerintah pusat, dalam hal ini Edy Rahmayadi, pada periode pertama beliau telah menyelesaikan 73 segmen penyelesaian permasalahan batas wilayah yang ada di provinsi Sumatera Utara.

Ini terdiri dari permasalahan penyelesaian antar kabupaten kota dan juga antar provinsi yang ada di Sumatera Utara. 

“Karena itu Pak Surya, perlu kami sampaikan bahwa Pak Edi Ramayadi pada periode pertama beliau telah melakukan dan menyelesaikan masalah batas dengan provinsi dengan lain atau antar kabupaten kota. Dan, pada periode yang kedua, Insyaallah kalau masih ada lagi masalah ini yang didapatkan atau kita temukan di lapangan, akan kami selesaikan secara cepat dan terstruktur dengan apa dengan kita membentuk gugus tugas. Penyelesaian masalah perbatasan lahan dan juga kabupaten kota dengan meningkatkan koordinasi dan juga meningkatkan sinkronisasi antara pusat dan kabupaten antara pusat dan provinsi dan ini adalah sebuah tugas yang perlu kami selesaikan. Kami ketika terpilih pada periode nanti.”ucap Hasan

Sementara itu, masih terkait batas wilayah, Bobby Nasution mencoba membantu wakilnya dengan mengatakan, batas wilayah Kayaknya salah satunya antara Medan dan Deli Serdang.

“Kenapa, karena memang salah satu persoalan yang selama ini dirasakan, ini pengalaman cerita sedikit Pak sebagai walikota sambil dengan Deli Serdang, tentang perbatasan wilayah antara Medan dan Deli Serdang ini suka tarik ulur tarik ulur.

Jadi, kalau boleh saran walaupun sebelumnya belum pernah kami rasakan, bapak hadirlah sebagai seorang Gubernur panggil lah kepala daerah yang punya permasalahan batas wilayah, kami selama ini mencari, Deli Serdang menyelesaikan sendiri, kami pak selesaikan sendiri antara bupati dan walikota memang pengajuannya ke provinsi, setelah itu pak, pengajuan yang ke provinsi. Tapi, kalau dicap kerja Pak Edi enggak apa-apa silakan. Ini yang kami sampaikan pengalaman hanya di kota Medan Pak tapi enggak tahu yang di daerah lain, mungkin Pak Surya mau nambahkan sedikit baik tentang batas wilayah, pada saat kita menyelesaikan batas wilayah contohnya dengan Labuhan Batu Utararya sampai hari ini penyelesaiannya belum bisa diselesaikan secara baik padahal antara bupati dengan Bupati sudah ada kesepakatan,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *