Wahyudi Nasution menambahkan bahwa jambore ini bukan hanya sekedar pertemuan, tetapi juga menjadi wahana konsolidasi dan sinergi bagi para petani Muhammadiyah.
Diharapkan kerjasama yang terbangun selama acara ini akan terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi pemberdayaan petani di seluruh Indonesia.
Sinergi JATAM untuk Kedaulatan Pangan

Sementara itu, Ajat Sudrajat, Ketua JATAM Garut, yang hadir sebagai peserta bersama empat delegasi lainnya, menyatakan bahwa Jambore Nasional I ini merupakan momen penting untuk membangun jaringan antara JATAM, UMKM, dan masyarakat.
“Setelah Jambore Nasional I, kami berharap ada empat poin penting. Pertama, peningkatan sinergisitas antara para petani Muhammadiyah dan pelaku usaha serta masyarakat. Kedua, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ketiga, menyejahterakan para petani, dan keempat, bebas dari mafia ketahanan pangan,” ungkap Aja didampingi Yanyan Agus Supianto.
Ia juga berharap, selain menjadi wadah tukar informasi antara petani di seluruh Indonesia, jambore ini dapat melahirkan komitmen bersama sesuai dengan tema jambore tahun ini: “Daulat Pangan untuk Indonesia Berkemakmuran. “.***
