KITAINDONESIASATU.COM – MBG basi Dayeuhkolot menjadi perhatian publik setelah video sejumlah siswa SMP mengembalikan paket makanan viral di media sosial.
Dalam video tersebut, siswa dari SMPN 1 Dayeuhkolot terlihat mengembalikan paket program makan gratis Bandung karena diduga tidak layak konsumsi.
Kasus MBG basi Dayeuhkolot ini terjadi di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, dan melibatkan penerima manfaat seperti pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.
Paket makanan dalam program makan gratis Bandung tersebut diketahui berasal dari dapur SPPG Citeureup yang berlokasi di Jalan Pasigaran Dayeuhkolot.
Menu yang dibagikan dalam MBG basi Dayeuhkolot antara lain nasi putih, ayam rendang, tempe orek, acar, serta buah melon. Namun, sejumlah siswa mengeluhkan aroma makanan yang sudah tidak segar.
Video kejadian tersebut dengan cepat menyebar melalui WhatsApp dan media sosial, sehingga membuat kasus siswa kembalikan makanan ini menjadi viral dan menuai perhatian masyarakat luas.
Berdasarkan data di lapangan, program makan gratis Bandung di wilayah ini menyasar sekitar 2.874 penerima manfaat, baik pelajar maupun masyarakat melalui Posyandu.



