Daerah

Sungai Babon Tak Terbendung, Ratusan Rumah di Semarang Terendam

×

Sungai Babon Tak Terbendung, Ratusan Rumah di Semarang Terendam

Sebarkan artikel ini
banjir semarang
Sungai meluap merendam sejumlah permukiman warga di Semarnag. (Dok. BPBD Semarang)

KITAINDONESIASATU.CO – Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu langsung mengirim bencana ke Kota Semarang. Sungai Babon meluap hebat dan merendam sejumlah permukiman warga pada Senin (26/2) dini hari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang melaporkan air bahkan sempat mencapai setinggi dada orang dewasa.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto, mengungkapkan banjir menerjang beberapa kawasan padat penduduk, di antaranya Perumahan Argo Residence, Grand Batik Semarang, Grand Permata Tembalang, Perumahan Dinar Indah, hingga RW 1 Kelurahan Rowosari.

“Ketinggian air sempat 150 cm sekitar pukul 02.00 WIB. Syukurnya sekarang mulai surut, tinggal 20–30 cm di beberapa titik,” jelasnya.

Menurut BPBD, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi membuat sistem drainase kota kewalahan menampung debit air. Kondisi diperparah kiriman air dari wilayah atas seperti Ungaran yang juga diguyur hujan lebat, sehingga Sungai Babon meluap ke permukiman.

Akibatnya ratusan warga terdampak. Di Argo Residence saja tercatat 25 KK atau 80 jiwa, sementara di Grand Batik Semarang 13 KK atau 33 jiwa. Di Grand Permata Tembalang jumlahnya lebih besar lagi, mencapai 63 KK (138 jiwa) dan 47 KK (175 jiwa).

Bahkan 18 warga—terdiri dari 12 orang dewasa dan enam balita—harus mengungsi ke Masjid Iktifal Al Barokah. Di Perumahan Dinar Indah, 26 KK turut terdampak, sedangkan di RW 1 Rowosari sekitar 200 KK atau 500 jiwa ikut merasakan dampaknya.

BPBD kini masih melakukan pemantauan dan pendataan korban. Kebutuhan paling mendesak saat ini adalah pembersihan lumpur pascabanjir, distribusi logistik, serta penyediaan air bersih bagi warga yang terdampak. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *