Dengan luas wilayah Kabupaten Garut yang mencapai lebih dari 3.000 kilometer persegi serta mencakup 42 kecamatan dan 442 desa maupun kelurahan, penambahan armada dinilai penting untuk mendukung pemenuhan standar waktu tanggap pelayanan kebakaran.
Dukung Operasi di Lokasi Minim Sumber Air
Usep menilai keberadaan mobil tangki air tambahan sangat membantu, khususnya saat menangani kebakaran di wilayah yang jauh dari sumber air atau pada kejadian yang membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar.
Menurutnya, bantuan tersebut datang pada waktu yang tepat karena risiko kebakaran hutan, lahan, perkebunan, hingga permukiman meningkat seiring masuknya musim kemarau.
Selain memperkuat sarana operasional, Usep berharap bantuan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Garut, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang terpadu.
Ia menilai sinergi tersebut perlu terus diperkuat melalui peningkatan fasilitas, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta pelaksanaan latihan bersama guna menghadapi berbagai kondisi darurat.
Di akhir keterangannya, Usep menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Garut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemadam kebakaran dan penyelamatan demi memberikan perlindungan yang lebih optimal kepada masyarakat.***





