M Fahrizal, Kepala Bidang Tanaman Pangan di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Tala, mengungkapkan bahwa meski banyak tanaman padi yang rusak akibat genangan air, kerusakan ini belum menyebabkan puso.
Ini terjadi karena tanaman yang terendam sebagian besar masih berusia muda dan belum berbulir.
Di sisi lain, Kepala Desa Kurau, Anang Kadri, menyampaikan bahwa beberapa petani di desanya gagal menanam padi akibat sawah mereka kebanjiran sebelum sempat ditanami.
Akibatnya, banyak yang terpaksa menunda atau bahkan gagal melakukan musim tanam kali ini. (af/aps)***

