“Sehingga perlu disampaikan kepada masyarakat luas dan seluruh pemerintah daerah, kita harus punya cadangan pangan, pemda harus memiliki cadangan pangan,” ujarnya.
Arief mencontohkan daerah yang telah memiliki CPPD yakni DKI Jakarta. Pasalnya, DKI Jakarta telah mengelola cadangan pangan melalui badan usaha milik daerah (BUMD) seperti Food Station dan Dharma Jaya.
Food Station berperan dalam menjaga stok beras, sementara Dharma Jaya mengelola stok daging, unggas dan ikan untuk kebutuhan masyarakat.
Gudang Pendingin
Kemudian pasar tradisional di Jakarta seperti Pasar Jaya Kebayoran Lama juga telah dilengkapi dengan fasilitas gudang pendingin untuk menjaga kualitas produk pangan.
Gudang pendingin berfungsi memperpanjang masa simpan bahan pangan sehingga stok dapat dikelola lebih efisien dan berkelanjutan.
“Di beberapa Pasar Jaya juga sudah memiliki cold storage, ini penting untuk mempertahankan kualitas,” ucapnya.
Selain itu, dia mengimbau pemerintah daerah memastikan pola distribusi pangan dilakukan dengan konsep cadangan yang memadai untuk mencegah kelangkaan. Cadangan pangan tidak hanya mengutamakan ketersediaan, tetapi juga menjaga stabilitas harga di pasar.
“Jadi stok itu nggak bisa sekali datang habis, sekali datang habis, nggak bisa. Kita harus punya buffer pangan, kita cadangkan berapa lama,” tuturnya.***



