Target jangka pendek dari program ini meliputi peningkatan kunjungan wisatawan, penguatan kolaborasi dengan sektor swasta dan komunitas, serta pengembangan infrastruktur pendukung wisata. Untuk jangka panjang, Kabupaten Garut berharap dapat menjadi destinasi wisata unggulan, dengan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dan pengembangan ekosistem kreatif yang berkelanjutan.
Faktor unik yang akan diangkat untuk memperkuat citra Kabupaten Garut mencakup pariwisata alam, tradisi budaya, dan ekonomi kreatif. “Garut telah meraih penghargaan sebagai Kabupaten Kreatif dalam program KaTa Kreatif 2024,” tambahnya.
Namun, Aulia juga menekankan perlunya peningkatan infrastruktur dan fasilitas pendukung, seperti aksesibilitas jalan, transportasi umum, serta fasilitas penginapan dan pusat informasi pariwisata.
Dari diskusi tersebut, banyak kebingungan terkait konsep dan teknis pelaksanaan city branding dapat terjawab. “Ke depannya, akan ada diskusi lebih lanjut untuk mempercepat realisasi program ini,” tuturnya.
Aulia menyoroti bahwa keterlibatan masyarakat merupakan faktor kunci dalam pengembangan program city branding. Tanpa dukungan masyarakat untuk menjaga citra positif Garut, program ini sulit berkembang. “Tantangan lainnya adalah perubahan dinamika sosial ekonomi dan perlunya mengikuti tren serta inovasi pemasaran kota,” kata dia. ***
