News

Cika Terseret Air Bah Gunung Bekel, Mutiara Warga Mojoagung Selamat

×

Cika Terseret Air Bah Gunung Bekel, Mutiara Warga Mojoagung Selamat

Sebarkan artikel ini
pendaki gunung
Jenazah Cika saat tiba di Pos Jolotundo setelah dievakuasi Tim SAR Penanggungan. foto: facebook/ seputar mojosari

KITAINDONESIASATU.COM – Dua orang pendaki Gunung Bekel Trawas, Kabupaten Mojokerto terseret banjir bandang dari atas gunung saat menyeberang aliran Sungai Watu Talang di kaki Gunung Penanggungan, Jumat (6/12/2024).

Dari peristiwa itu seorang pendaki perempuan diketahui bernama Whiscyka Zafira Islamai Agustin alias Cika (17) warga Desa Sumengko, Kecematan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto ditemukan sudah meninggal dunia, Jumat (6/12/2024) malam.

Sementara temannya, Mutiara warga Mojoagung, Kabupaten Jombang selamat dari peristiwa mengerikan itu, namun gagal menolong temannya yang hanyut.

Jenazah korban ditemukan meninggal setelah tim SAR melakukan pencarian setelah mendapatkan laporan hilangnya seorang pendaki yang terseret arus di kaki Gunung Penanggungan, Trawas.

Cika yang ditemukan dalam keadaan sudah tdak bernyawa lagi pada Jumat (6/12/2024) malam pukul 22.00 WIB setelah tim SAR melakukan pencarian sejak petang sebelumnya.

BERITA TENGGELAM ANAK MOJOKERTO: Bermain di Sunga Pelajar SD Mojokerto Tenggelam Ditemukan Tak Bernyawa

Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan Cika dan temannya Mutiara melakukan pendakian ke Gunung Bekel yang merupakan anak Gunung Penanggungan dengan ketinggian 1.238 mdpl.

Mereka berangkat melalui pos Jolotundo sekitar pukul 12:00 WIB kemudian mereka melakukan pendakian, sekitar pukul 16:00 WIB mereka mengalami kecelakaan saat menyeberangi sungai.

Menurut penjelasan dari Mutiara semula Cika berjalan di depan, namun ketika sampai di Watu Talang pada pukul 16:00 WIB, Cika berpindah berada di depan.

Cika berada di depan langung menyeberangi Sungai Talang, sementara saat itu hujan mengguyur cukup derasi di wilayah Trawas.

Ketika Cika berada di tengah sungai tiba-tiba diterjang banjir bandang dari arah puncak Watu Talang, Ciga gagal menyelamatkan diri hingga terseret air bah.

Seperti kita ketahui Sungai Watu Talang merupakan sungai yang menjadi alirah air hujan dari puncak gunung yang turun ke arah Jolotundo saat musim penghujan.

Mutiara yang menyaksikan temannya Cika terseret arus air berusaha mengejar untuk menolongnya, Cika sudah terseret air bah dengan cepat dan masuk ke alirah yang curam.

Setelah peristiwa itu terjadi Mutiara memutuskan kembali turun sambil mencari pertolongan.

Mutiara terlihat syok ketika tiba di pos pendakian Jolotundo untuk melaporkan peristiwa itu, hingga tim langsung melakukan pencaian.

Sebanyak 15 personel Tim SAR Penanggungan diberangkatkan untuk melakukan pencarian Cika yang terseret banjir bandang air bah yang datang dari atas itu.

Tim gabungan dari SAR jalur Tamiajeng, Kedungudi dan Jolotundo berangkat melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan pada malam harinya pukul 22:00 WIB. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *