News

Cerai dari Bill Gates, Melinda French Gates Kencan dengan Pengusaha Teknologi

×

Cerai dari Bill Gates, Melinda French Gates Kencan dengan Pengusaha Teknologi

Sebarkan artikel ini
FotoJet 8
Melinda French Gates

KITAINDONESIASATU.COM – Miliarder dermawan berusia 60 tahun, Melinda French Gates, tertangkap kamera minggu ini berpegangan tangan dengan pengusaha teknologi Philip Vaughn di New York City.

Mereka terlihat bersama pada hari Rabu, 30 Oktober, saat memasuki mobil menuju restoran Le Bernardin di Manhattan dan kemudian di luar restoran tersebut, seperti dilaporkan oleh Page Six.
Keduanya juga terlihat tersenyum saat keluar dari helikopter di New York sebelum naik ke SUV hitam pada pagi hari yang sama. Demikian ditulis The New York Post.

Perwakilan French Gates belum memberikan komentar mengenai hubungan ini. Di LinkedIn, Vaughn terdaftar sebagai pendiri dan pimpinan perusahaan pengiriman bir Tavour. Ia menyebutkan bahwa ia pernah bekerja di Microsoft, –perusahaan yang didirikan oleh mantan suami French Gates, Bill Gates– dari tahun 1999 hingga 2008.

Melinda French Gates dan Bill Gates bercerai pada Agustus 2021 setelah 27 tahun menikah dan memiliki tiga orang anak.

Dalam pernyataan mereka, pasangan itu menyatakan, “Kami terus berbagi keyakinan terhadap misi tersebut dan akan melanjutkan kerja sama kami di yayasan, tetapi kami tidak lagi percaya bahwa kami dapat tumbuh bersama sebagai pasangan dalam fase berikutnya dalam hidup kami”.

Pada November 2022, terungkap bahwa French Gates berkencan dengan mantan koresponden Fox News, Jon Du Pre. Namun, kurang dari dua tahun kemudian, pada April 2024, juru bicara French Gates mengonfirmasi kepada PEOPLE bahwa mereka sudah tidak berkencan lagi dan membantah rumor pertunangan.

Setelah perpisahan tersebut, French Gates mengundurkan diri dari Yayasan Bill dan Melinda Gates, tetapi tetap terlibat dengan Pivotal Ventures, sebuah organisasi nirlaba yang fokus pada proyek pemberdayaan perempuan.

Pada bulan Mei, ia mengumumkan melalui opini di New York Times bahwa ia telah berkomitmen untuk menyumbangkan $1 miliar guna mendukung hak-hak perempuan di Amerika Serikat.

“Selama hampir 20 tahun menjadi advokat bagi perempuan dan anak perempuan, saya telah belajar bahwa akan selalu ada orang yang mengatakan bahwa ini bukan saat yang tepat untuk berbicara tentang kesetaraan gender. Tidak jika Anda ingin relevan. Tidak jika Anda ingin efektif dengan para pemimpin dunia (kebanyakan dari mereka adalah laki-laki). Begitu agenda global menjadi ramai, perempuan dan anak perempuan akan tersingkir,” tulisnya.

Pivotal Ventures menekankan pentingnya menyediakan modal bagi individu dan organisasi yang berjuang untuk melindungi serta memajukan kesetaraan di tengah kemunduran hak-hak perempuan dan hambatan terhadap kemajuan sosial di AS dan di seluruh dunia.- ***

Sumber: People

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *