News

Cegah Banjir dan Ketimpangan, Pemkab Bogor Siapkan Peta Baru Kawasan Permukiman

×

Cegah Banjir dan Ketimpangan, Pemkab Bogor Siapkan Peta Baru Kawasan Permukiman

Sebarkan artikel ini
banjir2
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, memimpin rapat penguatan basis data Pokja PPKP di Hotel Harris Cibinong. (KIS/ist)

KITAINDONESIASATU.COM– Di tengah derasnya arus urbanisasi dan meningkatnya kebutuhan hunian layak di Kabupaten Bogor, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai memperkuat fondasi data serta sinergi lintas sektor untuk menata arah pembangunan perumahan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Langkah ini ditandai dengan pelaksanaan Rapat Penguatan Basis Data Kelompok Kerja Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PPKP) sekaligus Persiapan Pembentukan Forum PKP, yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, di Hotel Harris Cibinong City Mall.

Dalam arahannya, Ajat Rochmat Jatnika menegaskan bahwa rapat tersebut menjadi langkah awal untuk menyamakan visi, misi, serta program antarperangkat daerah dalam upaya mewujudkan tata kelola perumahan dan kawasan permukiman yang terintegrasi di Kabupaten Bogor.

“Ini adalah forum ad hoc yang mencoba menyamakan visi dan program di antara dinas-dinas, baik di dalam maupun di luar urusan perumahan. Sebab, pembangunan perumahan bukan hanya tanggung jawab Dinas Perumahan saja, tapi juga melibatkan banyak aspek seperti pertanahan, bangunan, kreativitas, edukasi, dan sebagainya,” jelas Ajat, dalam keterangan tertulis, Senin 13 Oktober 2025.

Ia menekankan pentingnya data yang akurat dan terintegrasi sebagai dasar dalam perencanaan kebijakan pembangunan perumahan di Kabupaten Bogor. Menurutnya, pengambilan keputusan berbasis data menjadi kunci agar setiap kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran dan efektif.

“Perencanaan yang baik berawal dari data yang baik. Kalau datanya salah, maka hasilnya pun tidak akan tepat. Karena itu, semua pihak harus duduk bersama menyatukan data dan persepsi,” tambahnya.

Ajat juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi Kabupaten Bogor dalam penyediaan kawasan perumahan yang layak dan berkelanjutan di tengah pesatnya pertumbuhan penduduk dan kebutuhan ruang. Pemerintah daerah, kata dia, sedang memetakan dua kawasan perumahan di 13 wilayah untuk melihat efektivitas dan efisiensi penataan permukiman di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *