News

Cakupan Serangan Iran, Menghancurkan Beberapa Pangkalan Militer Israel

×

Cakupan Serangan Iran, Menghancurkan Beberapa Pangkalan Militer Israel

Sebarkan artikel ini
israel

KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah kelompok yang menamakan diri Korps Siber Iran mengungkap, bahwa mereka telah memperoleh dokumen bahwa sebanyak 70 ribu tentara Israel menjadi cacat sejak peristiwa 7 Oktober tahun lalu.

Mereka belum diumumkan secara resmi oleh otoritas Zionis Israel, yang dikenal menyembunyikan jumlah korban saat memerangi Gaza, Palestina.

Di bagian lain, The Telegraps melaporkan sepekan setelah Iran meluncurkan Operasi Janji Sejati 2 ke Israel, pembalasan atas terbunuhnya Ismael Haniyeh dan Hasan Nasrallah, cakupan lokasi-lokasi yang diserang semakin jelas dan terungkap.

Baca Juga  Prabowo Bantah Komitmen Sumbangan 1 Miliar Dolar AS untuk BoP

Para ahli mencoba menganalisa bagaimana, dan apakah Israel dapat melindungi dirinya dari lebih banyak serangan roket jika pertikaian di Timur Tengah semakin meningkat.

Sementara itu, Haaretz melaporkan bahwa Iran mampu melanjutkan perang yang panjang dan merusak melawan Israel. 

Di bagian lain, Israel, yang sudah kelelahan setelah setahun berperang, masih kecil dan lemah dibandingkan dengan Republik Islam Iran.

Operasi Janji Sejati II yang dilakukan Iran, dengan meluncurkan sedikitnya 200 rudal balistik mampu mencapai fasilitas militer dan intelijen Israel di seluruh wilayah Palestina yang diduduki.

Baca Juga  Libur Panjang Maulid Nabi 2025: Polres Bogor Kerahkan 100 Personel Kawal Jalur Puncak

Satu video menunjukkan sedikitnya sembilan rudal menghantam gedung-gedung militer di Israel. Dan pelan-pelan beberapa kesaksian terperinci muncul mengungkapkan bahwa lebih banyak lagi rudal yang berhasil menembus area lokasi sensitif militer Israel.

Dr. Yehoshua Kalisky, Peneliti Senior di INSS, menyatakan bahwa tujuan Iran adalah untuk “menyibukkan sistem pertahanan udara” Israel, dengan menembakkan 180 rudal secara bersamaan.

Ide pertahanan anti udara Israel, adalah menembak jatuh rudal sejauh mungkin dari wilayahnya ,” kata Kalisky kepada The Telegraph. Jika gagal, level berikutnya bersiap untuk menembak jatuh rudal saat melesat terbang di rendah.

Baca Juga  AS Kirim Interceptor Terbaru Sky Sonic untuk Lindungi Langit Israel

Menurut para ahli, rekaman yang beredar di media sosial (Medsos) menyiratkan bahwa Israel mungkin tidak memiliki cukup pasukan pertahanan udara atau pencegat untuk menghadapi pemboman besar-besaran tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *