KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah bus Anggun Krida yang melayani rute Bondowoso–Surabaya mengalami kecelakaan tunggal di Jalur Pegunungan Arak-Arak, Kabupaten Bondowoso, pada Minggu 23 November 2025.
Kendaraan bus Anggun Krida dengan nomor polisi N 7647 UR itu terjun ke jurang sedalam sekitar 20 meter dan menyebabkan 11 penumpang mengalami luka-luka, beberapa di antaranya mengalami patah tulang.
Bus ditemukan dalam kondisi rusak parah dan terbalik di bawah jurang. Meski demikian, laju kendaraan sempat tertahan oleh pepohonan jati sehingga tidak jatuh ke titik jurang yang lebih dalam.
Insiden ini terjadi saat bus yang dikemudikan Mohammad Syaifuddin, warga Tenggarang, Bondowoso, sedang melaju dari arah Bondowoso menuju Surabaya.
Dugaan Penyebab Kecelakaan Bus Anggun Krida
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, kecelakaan diduga dipicu oleh kondisi jalan yang menurun dan menikung tajam.
Jalan yang licin akibat hujan membuat pengemudi kehilangan kendali. Bus kemudian menghantam pembatas jalan sebelum akhirnya terperosok ke jurang.
Belasan penumpang dilaporkan sempat terpental dan ada yang terjepit di dalam kabin.
Warga yang berada di sekitar lokasi segera membantu melakukan evakuasi awal. Semua korban yang berjumlah 11 orang berhasil diangkat dari lokasi dan dibawa ke Puskesmas Wringin, Bondowoso.
Tujuh dari korban mengalami luka berat, termasuk patah tulang. Dua di antaranya harus dirujuk ke RSUD Koesnadi Bondowoso untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab kecelakaan, mengingat jalur Arak-Arak dikenal rawan karena sempit, banyak tikungan tajam, dan berada di kawasan berbukit.
Area kejadian telah diberi garis polisi untuk menjaga keamanan dan kelancaran proses investigasi kecelakaan bus Anggun Krida.(*)


