“Jumlah penduduk muda yang besar dalam bonus demografi tidak akan cukup jika tidak didukung oleh pendidikan yang baik dan kesehatan yang kuat melalui asupan gizi yang memadai,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator SPPG Wilayah Kabupaten Garut, Salsa Ayuning Tias, mengungkapkan bahwa Kabupaten Garut termasuk salah satu daerah dengan jumlah satuan pelayanan pemenuhan gizi terbanyak di Indonesia.
Ia menyebutkan saat ini terdapat 425 SPPG yang beroperasi di Kabupaten Garut. Jumlah tersebut menempatkan daerah ini dalam tiga besar nasional.
Salsa berharap seluruh kepala SPPG, pengawas keuangan, serta pengawas gizi dapat terus memperkuat kerja sama dan mengikuti arahan pemerintah pusat agar program pemenuhan gizi berjalan optimal.
Hal senada disampaikan oleh Kasubag Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Bandung, Iskandar. Ia mengingatkan bahwa tugas yang diemban para petugas merupakan amanah besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menyampaikan rencana pemerintah untuk menghadirkan kantor pelayanan pemenuhan gizi di setiap kabupaten dan kota guna memperkuat koordinasi di tingkat daerah.

