“Teladan akhlak Nabi inilah yang diharapkan dapat dihidupkan kembali oleh para pemimpin di tengah masyarakat Garut, terutama melalui momen peringatan Maulid Nabi,” kata Bupati.
Hidup sederhana
Selain soal kepemimpinan, Bupati Garut juga mengingatkan masyarakat untuk hidup sederhana dan peduli pada sesama.
Ia menolak budaya flexing, pamer kekayaan, serta gaya hidup hedonis yang dinilai tidak sesuai dengan ajaran dan akhlak Nabi.
Menurutnya, masyarakat Garut seharusnya mengutamakan empati dan saling membantu, terutama bagi saudara-saudara yang kurang beruntung.
Di akhir pesannya, Bupati Garut berharap agar peringatan Maulid Nabi menjadi momentum bersama untuk mengamalkan akhlak Nabi Muhammad SAW.
Dengan meneladani sikap mulia tersebut, masyarakat Garut diyakini dapat membangun kehidupan yang lebih baik, penuh kebersamaan, dan jauh dari perpecahan.
Momentum Maulid Nabi diharapkan bisa memperkuat nilai keadilan, kasih sayang, dan kepedulian sosial di seluruh lapisan masyarakat.***
