Fokus pada tiga hal
Sementara itu, Dirjen Tatang Muttaqin menjelaskan bahwa kunjungannya berfokus pada tiga hal utama, yakni pembangunan fisik, peningkatan teknologi pendidikan, dan pengembangan program vokasi.
“Saat ini tengah dilakukan pembangunan dan rehabilitasi Ruang Kelas Baru (RKB) di 19 SMK, baik negeri maupun swasta,” jelasnya.
Selain pembangunan infrastruktur, Tatang juga memastikan kesiapan sekolah dalam menerima bantuan teknologi modern seperti interactive panel serta dukungan untuk program kewirausahaan dan kreativitas siswa.
“Kami sedang mengonsolidasikan program-program vokasi, baik fisik maupun nonfisik, termasuk SMK Pusat Keunggulan yang akan melibatkan sekitar 60 sekolah,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa proyek pembangunan dan renovasi sekolah ditargetkan rampung sebelum 30 Desember 2025 sebagai bagian dari program percepatan Presiden RI.


